Bupati Lamongan Tertarik Adopsi Inovasi Biopori Mahasiswa KKN, Targetkan Gerakan Massal Cegah Banjir

oleh -151 Dilihat
Bupati Lamongan Yuhronur Efendi saat meninjau inovasi biopori mahasiswa KKN.
Bupati Lamongan Yuhronur Efendi saat meninjau inovasi biopori mahasiswa KKN. (Foto: Ist)

KabarBaik.co, Lamongan – Inovasi sederhana berupa lubang biopori yang diperkenalkan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) menarik perhatian Bupati Lamongan Yuhronur Efendi. Bahkan, orang nomor satu di Lamongan itu berencana mengadopsi gagasan tersebut menjadi gerakan massal untuk mengurangi banjir sekaligus meningkatkan cadangan air saat musim kemarau.

Keinginan itu disampaikan Yuhronur Efendi, yang akrab disapa Pak Yes, saat menghadiri KKN Megilan Expo di Pendopo Lokatantra, Rabu (5/8). Kegiatan tersebut menjadi ajang bagi delapan perguruan tinggi memamerkan berbagai inovasi hasil pengabdian masyarakat selama pelaksanaan KKN di Lamongan.

Menurut Pak Yes, biopori merupakan solusi yang layak dikembangkan karena memiliki manfaat jangka panjang bagi lingkungan. Selain mampu mengurangi genangan air saat musim hujan, biopori juga membantu meningkatkan resapan air tanah ketika musim kemarau.

Karena itu, ia meminta Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Lamongan segera menyusun konsep Gerakan Biopori yang dapat melibatkan berbagai pihak, termasuk mahasiswa.

“Saya memandang perlu biopori. Untuk itu saya minta nanti ada Gerakan Biopori dalam waktu dekat. Bapperida supaya didesain kegiatan apakah itu sejuta biopori, atau 100.000 biopori, atau minimal 1000 biopori. Nanti kita akan melaksanakan serentak yang bisa dikerjakan bersama-sama, kita menyiapkan bioporinya, alatnya, nanti pelaksanaannya bisa para adik-adik mahasiswa ataupun dari universitas yang bersangkutan, bisa kita fokuskan di kecamatan yang Sarirejo yang hari ini banyak kekurangan air,” ujar Pak Yes.

Selain biopori, Pak Yes mengapresiasi berbagai karya dan inovasi yang dihasilkan mahasiswa. Menurutnya, sejumlah gagasan yang dipamerkan merupakan ide-ide baru yang belum pernah terpikirkan oleh pemerintah daerah.

Ia berharap inovasi tersebut tidak berhenti sebagai proyek KKN semata, melainkan terus dikembangkan agar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Setelah dipaparkan tadi ya luar biasa, memang ada yang tidak terpikirkan selama ini. Setidaknya telah menjadi karya-karya, yang itu nanti merupakan satu inspirasi bahwa dari sesuatu yang sebelumnya tidak ada atau sesuatu yang sudah ada bisa menjadi produk-produk, menjadi satu kebiasaan masyarakat, menjadi suatu inovasi yang baru, yang apabila itu di maintenance, di create yang baik, akan menjadi satu karya yang luar biasa yang berguna bagi kami dan masyarakat,” kata Pak Yes.

Sementara itu, Kepala Bapperida Lamongan Sujarwo melaporkan, program KKN yang berlangsung pada Juli hingga Agustus 2026 diikuti delapan perguruan tinggi dengan total lebih dari 3.200 mahasiswa.

Mereka berasal dari Universitas Airlangga, Universitas Islam Darul ‘Ulum Lamongan, Universitas Islam Lamongan, UIN Sunan Ampel Surabaya, Universitas Brawijaya, Universitas Muhammadiyah Lamongan, Universitas Negeri Malang, serta UPN Veteran Jawa Timur yang diterjunkan di berbagai desa di Kabupaten Lamongan.

Menurut Sujarwo, KKN Megilan Expo digelar untuk mempertemukan hasil inovasi mahasiswa dengan kebutuhan pembangunan daerah sehingga dapat menjadi bahan pertimbangan dalam penyusunan kebijakan pemerintah.

“Kami berharap berbagai inovasi produk unggulan dan program kerja yang ditampilkan dari berbagai Universitas dapat menghasilkan rekomendasi yang dapat dijadikan bahan pertimbangan dalam penyusunan kebijakan pemerintah Kabupaten Lamongan, khususnya berkaitan dengan pemberdayaan masyarakat dan pengembangan potensi desa dalam peningkatan perekonomian untuk kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Lamongan. Kegiatan ini baru pertama kali kita lakukan, dengan harapan kita mengetahui hasil karya para mahasiswa yang selanjutnya nanti mungkin akan ditindaklanjuti dari pemerintah Kabupaten Lamongan,” lapornya.(*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Editor: Andika DP


No More Posts Available.

No more pages to load.