Bursa Transfer Terbaru: Shayne Pattynama Gabung Persija, Menakar Nasib Dony Tri Pamungkas

oleh -286 Dilihat
SHAYNE PATTYNAMA
Shayne Pattynama, kini resmi berkostum Persija Jakarta.

Penting & Menarik:

  • ​Shayne Pattynama memperkuat status Persija Jakarta sebagai “miniatur Timnas”, memperkuat chemistry klub dan skuad Garuda.
  • Meski belum dimainkan saat melawan Madura United, Persija menang di laga perdana putaran kedua. Namun, persaingan juara Super League 2025/2026 makin panas dan ketat.

KabarBaik.co – Persija Jakarta resmi mengumumkan Shayne Pattynama sebagai rekrutan anyar di skuadnya pada bursa transfer paruh musim Super League 2025/2026. Sebelumnya, pemain berusia 27 tahun ini bermain di Buriram United, Liga 1 Thailand.

Namun, sejumlah pihak menilai keputusan ini bak pedang bermata dua. Di satu sisi, Macan Kemayoran mendapatkan suntikan tenaga kelas Eropa untuk menjaga asa juara. Namun di sisi lain, sebuah tantangan juga muncul. Bagaimana nasib Dony Tri Pamungkas, sang “anak emas” Jakarta?

​Selama setahun terakhir, sisi kiri Persija boleh dibilang milik Dony Tri. Salah satu pemain muda terbaik Indonesia itu telah tumbuh menjadi tulang punggung tim dengan determinasi tinggi. Namun, kedatangan Shayne Pattynama yang memiliki posisi natural identik di bek kiri, bisa menjadi batu sandungan bagi menit bermain Dony, jika tidak dikelola dengan jeli oleh tim pelatih.

​Secara statistik, Shayne Pattynama tentu membawa standar yang selama ini jarang terlihat di liga domestik. Hingga paruh musim 2025/2026, dia mencatatkan angka yang impresif dalam aspek kedewasaan bermain dibandingkan dengan profil Dony Tri.

Shayne unggul dalam ketenangan menguasai bola dan dominasi fisik di udara. Dengan tinggi 185 cm, Shayne menjadi bagian penting dalam opsi solusi bagi pertahanan Persija yang kerap rapuh dalam mengantisipasi bola mati. Sebaliknya, Dony Tri unggul dalam aspek agresivitas dan kecepatan penetrasi yang menjadi senjata utama dalam serangan balik cepat.

​​Namun, ketimbang membenturkan keduanya dalam persaingan posisi, pelatih Persija memiliki peluang untuk menciptakan inovasi taktis. Mendorong Dony Tri lebih ke depan. Dengan Shayne yang memiliki defensive awareness tinggi sebagai inverted fullback, Dony bisa dibebaskan dari tugas bertahan dan difokuskan menjadi winger murni.

Bayangkan kombinasi keduanya, Shayne yang memberikan umpan jauh presisi dari lini belakang, dan Dony yang melakukan sprint mematikan di sepertiga akhir lapangan. Jadi, jika skenario ini berjalan, maka Shyne dan Dony Tri bukan lagi soal persaingan, melainkan sinergisitas yang bisa membuat sisi kiri Persija menjadi yang paling ditakuti ke depan.

​Keuntungan terbesar dari “bentrokan” dua bintang ini justru akan dipetik oleh Timnas Indonesia. Jika Persija mampu memainkan keduanya secara bersamaan, mereka akan membangun chemistry yang mustahil didapatkan di pemusatan latihan singkat.

​Shayne, dengan pengalamannya di Norwegia dan Belgia, bisa menjadi mentor langsung bagi Dony. Setiap sesi latihan di Sawangan akan menjadi masterclass gratis bagi Dony untuk menyerap standar permainan Eropa. Bagi John Herdman, kondisi ini adalah kabar baik. Arsitek baru Skuad Garuda itu akan melihat opsi bek kiri terbaik bermain dalam satu sistem klub yang sama di bawah bendera Macan Kemayoran.

​Kehadiran Shayne Pattynama semakin mengukuhkan status Persija sebagai “miniatur Timnas Indonesia”. Per Januari 2026, Shayne resmi menyusul nama-nama langganan skuad Garuda lainnya di Persija seperti Rizky Ridho, Jordi Amat, Witan Sulaeman, Dony Tri Pamungkas, hingga rekrutan anyar Fajar Faturrahman. Dengan setidaknya 6 pemain berlabel Timnas di tim inti, Persija mengirimkan sinyal perang yang jelas kepada para pesaingnya.

​​Kedatangan Shayne Pattynama di putaran kedua dipercaya akan mengubah peta rivalitas secara signifikan. Saat Persib dikenal memiliki pertahanan paling kokoh musim ini dengan cuma kebobolan 11 gol, Persija membalasnya dengan menumpuk pemain berkualitas Eropa untuk mempertajam transisi serangan dari sisi sayap. Pertemuan kedua di putaran kedua nanti dipastikan tidak hanya soal gengsi, tapi juga pembuktian siapa yang lebih layak memegang takhta juara sesungguhnya.

​Meski telah mengumumkan Shyne Pattymana dalam skuad baru, dalam laga kandang perdana putaran kedua melawan Madura United, Jumat (23/1) kemarin, dia belum masuk dalam line-up. Pelatih Mauricio Souza masih memasang Dony Tri. Dalam laga ini, Macan Kemayoran unggul 2-0. Dua gol itu tercipta melalui titik putih alias pinalti.

Kendati mendulang kemenangan, Persija tetap berada di posisi ketiga klasemen sementara dengan 38 poin dari 18 kali laga. Poin itu sama dengan yang didapat Persib, namun Maung Bandung berada di urutan kedua yang baru memainkan 17 laga. Di puncak klasemen sementara terbaru, kini ditempati Borneo FC setelah berhasil menumbangkan Persis Solo di kandang dengan skor 0-1. (*)

Klasemen Sementara Super League 2025/2026

  1. Borneo FC: 18 l 13-1-4 | 40
  2. Persib: 17 l 12-2-3 | 38
  3. Persija Jakarta: 18 l 12-2-4 | 38
  4. Malut United: 17 l 10-4-3 | 34
  5. Persita: 17 l 9-4-4 | 31
  6. PSIM: 17 l 8-6-3 | 30
  7. Persebaya: 17 l 7-7-3 | 28
  8. Bali United: 17 l 7-6-4 | 27
  9. Bhayangkara: 17 l 6-4-7 | 22
  10. Arema: 17 l 5-6-6 | 21
  11. Dewa United: 17 l 6-2-9 | 20
  12. PSM: 17 l 4-7-6 | 19
  13. Persik: 17 l 5-4-8 | 19
  14. Madura United: 18 l 4-5-9 | 17
  15. PSBS Biak: 17 l 4-4-9 | 16
  16. Persis Solo: 18 l 2-4-12 | 10
  17. Semen Padang: 17 l 3-1-13 | 10
  18. Persijap: 17 l 2-3-12 | 9

Keterangan: Main, menang, seri, kalah, poin.

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Editor: Supardi Hardy


No More Posts Available.

No more pages to load.