KabarBaik.co – Semua pasangan calon wali kota dan wakil wali kota yang bertanding di Pilkada Kota Batu 2024 berlomba menawarkan program kepada masyarakat. Salah satunya, Firhando Gumelar, yang berjanji membangun museum wisata kebudayaan dan Sejarah di Kota Batu jika terpilih menjadi wali kota.
“Museum ini penting untuk menumbuhkan rasa bangga generasi muda terhadap sejarah dan budaya kota mereka sendiri,” tegas Firhando Gumelar saat berada di Galeri Raos, Kota Batu, Kamis (3/10).
Mukhlis Ndoyo Said, penulis buku Clan-X sekaligus juru bicara Firhando Gumelar mengatakan, program pembuatan museum ini terinspirasi dari museum-museum di luar negeri. Seperti di Washington, Amerika Serikat, dan Leiden, Belanda, yang banyak menginventarisasi peninggalan kerajaan Nusantara di masa lalu.
”Mereka sangat menghargai dan mengapresiasi peninggalan kita dan dipertontonkan untuk mengedukasi masyarakat setempat. Sehingga apabila dikorelasikan dengan Kota Batu, masih banyak misteri yang harus dipecahkan tentang budaya dan sejarah ini,” kata Mukhlis.
Mukhlis menyatakan, banyak penemuan di Kota Batu yang seharusnya dapat diinventarisasi melalui komunikasi dengan lembaga terkait. Seperti Balai Arkeologi, Badan Pelestarian Cagar Budaya, dan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Batu.
Menurut Mukhlis, lembaga-lembaga ini harus menjadi motor penggerak agar aset-aset tersebut bisa menjadi bahan edukasi, khususnya untuk masyarakat Kota Batu. ”Ketika Kota Batu sudah memiliki etalase dengan kurasi luar biasa akan menjadi daya tarik tersendiri. Selain untuk bahan edukasi masyarakat Kota Batu, khususnya bagi generasi muda agar lebih bangga dan mencintai Kota Batu,” imbuhnya.
Terkait pembangunan museum, Mukhlis memaparkan bahwa Firhando Gumelar memiliki sejumlah skema pembiayaan untuk merealisasikan museum ini. Mulai dari APBD hingga CSR. “Mengapa perlu adanya museum, karena ini adalah aset yang sangat penting. Di dalamnya adalah warisan kebudayaan yang mengandung kekayaan ilmu pengetahuan dan teknologi,” tegasnya. (*)






