Cerita Zahra Belajar Mandiri dan Menata Masa Depan di Sekolah Rakyat Jombang

oleh -85 Dilihat
WhatsApp Image 2026 01 20 at 11.23.04 AM
Zahra Nabilkis, siswi kelas X-B sekolah rakyat Jombang (istimewa)

KabarBaik.co — Suasana di Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Mojoagung, Desa Mancilan, Mojoagung, Jombang, kini terasa berbeda. Bukan lagi sekadar ruang belajar sederhana, tetapi menjadi tempat tumbuhnya harapan baru bagi anak-anak yang ingin menggapai masa depan.

Di ruang-ruang kelas Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 8 Jombang, layar smart board menyala, laptop terbuka di atas meja, dan siswa tampak antusias mengikuti pelajaran. Teknologi dan semangat belajar berpadu, menghadirkan pengalaman pendidikan yang jauh dari kata biasa.

Sekolah Rakyat ini merupakan bagian dari program nasional yang diluncurkan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto pada Januari 2026.

Sebanyak 166 Sekolah Rakyat diresmikan serentak di 34 provinsi sebagai upaya memperluas akses pendidikan yang lebih merata. Pemerintah menargetkan jumlahnya meningkat menjadi 500 sekolah hingga 2029.

Di Jombang, denyut program tersebut mulai terasa. Aktivitas belajar berlangsung aktif dengan dukungan fasilitas modern serta sistem asrama yang tertata. Bagi para siswa, Sekolah Rakyat bukan hanya tempat menimba ilmu, tetapi juga ruang untuk membentuk karakter dan kemandirian.

Salah satu siswa yang merasakan langsung pengalaman itu adalah Zahra Nabilkis, siswi kelas X-B asal Kecamatan Kudu. Sejak bergabung, Zahra mengaku menemukan suasana belajar yang berbeda dari sekolah sebelumnya.

“Belajarnya menyenangkan, tidak hanya di kelas,” ujar Zahra, Selasa (20/1).

Selain pelajaran akademik, Zahra aktif mengikuti berbagai kegiatan non-akademik. Ia pernah terlibat dalam lomba paduan suara tingkat nasional, kegiatan hadrah, hingga menulis cerpen. Beragam aktivitas itu memberinya ruang untuk mengekspresikan diri dan mengasah bakat.

Kehidupan asrama menjadi bagian penting dari proses pembelajaran. Setiap hari siswa menjalani jadwal yang teratur, mulai dari belajar, beribadah, hingga kegiatan kebersamaan. Menariknya, sistem kepengurusan asrama dilakukan secara bergilir setiap tiga bulan.

“Setiap anak pasti kebagian jadi pengurus. Dari situ kami belajar tanggung jawab dan kepemimpinan,” tutur Zahra.

Fasilitas yang tersedia pun mendukung kenyamanan siswa. Ruang kelas dilengkapi teknologi pembelajaran digital, sementara asrama menyediakan kebutuhan dasar seperti tempat tidur, lemari, meja belajar, hingga mesin cuci.

“Paling seru itu belajar pakai laptop dan smart board,” kata Zahra sambil tersenyum.

Meski betah, rasa rindu pada keluarga tetap sesekali hadir. Jauh dari orang tua bukan perkara mudah bagi remaja seusianya. Namun, pihak sekolah berupaya menjaga ikatan siswa dengan keluarga.

Sekolah memberikan jadwal libur berkala setiap dua bulan, dengan catatan kedisiplinan siswa tetap terjaga. Orang tua juga diperbolehkan berkunjung setiap akhir pekan.

“Kalau orang tua tidak bisa datang, kami dipinjami handphone untuk mengabari mereka. Biasanya hari Kamis atau Sabtu,” ungkap Zahra.

Di Sekolah Rakyat Jombang, pendidikan tidak semata diukur dari nilai akademik. Siswa diajak belajar hidup mandiri, membangun relasi, memahami sesama, serta perlahan menemukan jati diri.

Dari ruang kelas hingga asrama, Sekolah Rakyat menjadi ladang tumbuh harapan bukan hanya bagi Zahra, tetapi juga bagi anak-anak lain yang tengah menata mimpi, selangkah demi selangkah.

“Saya belajar di sini tidak untuk bermain. Saya serius ingin jadi orang yang berguna, bermanfaat untuk orang lain, orang tua, dan negara,” pungkas Zahra. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Teguh Setiawan
Editor: Imam Wahyudiyanta


No More Posts Available.

No more pages to load.