KabarBaik.co – Cuaca ekstrem memicu banjir rob di wilayah pesisir Kabupaten Gresik. Air bah menggenangi ratusan warga di Kecamatan Ujungpangkah, Bungah, Manyar dan Kebomas.
Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gresik, tercatat ada beberapa desa yang terendam banjir rob di wilayah Gresik utara yakni Kecamatan Ujungpangkah.
Yakni Desa Pangkahkulon dan Desa Pangkahwetan. Di wilayah Pangkahkulon ada satu dusun terendam banjir rob. Kurang lebih 150 rumah terdampak. Begitu juga di wilayah Pangkahwetan.
Banjir rob juga melanda Desa Tajungwidoro Mengare di Kecamatan Bungah. Kemudian Desa Banyuwangi di Kecamatan Manyar, dan Desa Sukorejo di Kecamatan Kebomas.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Gresik, F.X. Driatmiko Herlambang menyampaikan bahwa banjir rob disebabkan terjadinya air pasang laut.
“Ketinggian air ada yang sampai 30 centimeter,” kata pria yang akrab disapa Miko, Rabu (18/12).
BPBD Gresik pun sudah berkoordinasi dengan pemerintah desa yang terdampak banjir rob. Dalam rangka pendataan dan penanganan.
Azmi salah satu warga Ujungpangkah mengatakan, banjir rob yang terjadi biasanya berlangsung singkat dan pada waktu malam hari.
“Kalau pagi, siang berangsur surut, nanti habis Maghrib air biasanya mulai naik lagi,” kata Azmi. (*)







