Cuaca Saat Ini Sedang Panas-panasnya, Ternyata Ini Penyebabnya

oleh -1690 Dilihat
402c9ca1 c142 4bab 8b51 affcafb5b176
Ilustrasi cuaca panas

KabarBaik.co – Cuaca di wilayah Surabaya dan sekitarnya Rabu (8/10) terasa lebih panas dari biasanya. Berdasarkan pantauan BMKG, suhu udara sejak pagi hingga sore hari diperkirakan berkisar antara 26 hingga 36 derajat Celcius, dengan kondisi sebagian berawan hingga cerah.

Pada pukul 06.00 WIB, suhu udara tercatat 26°C, meningkat secara bertahap hingga mencapai puncaknya sekitar pukul 14.00–15.00 WIB di angka 36°C. Meski menjelang malam suhu mulai menurun, udara tetap terasa gerah dengan kelembapan mencapai 82 persen dan kecepatan angin sekitar 3 km/jam.

Menurut keterangan BMKG, cuaca panas yang terjadi saat ini merupakan dampak dari posisi semu Matahari yang berada tepat di atas garis ekuator. Kondisi ini membuat intensitas sinar matahari yang diterima permukaan bumi menjadi lebih tinggi, terutama di wilayah Indonesia bagian tengah.

Fenomena ini normal terjadi saat peralihan musim. Karena posisi Matahari melintas di sekitar ekuator, maka paparan radiasi matahari menjadi lebih tegak lurus dan suhu udara terasa lebih panas.

BMKG menambahkan minimnya tutupan awan pada siang hari juga membuat panas terasa menyengat. Sedangkan pada malam hari, kelembapan udara tinggi menyebabkan udara tetap terasa hangat dan pengap.

Masyarakat diimbau untuk membatasi aktivitas luar ruangan pada siang hari, memperbanyak minum air putih, serta menggunakan pelindung seperti topi atau payung saat beraktivitas di bawah sinar matahari langsung.

Fenomena suhu panas ini diperkirakan masih akan berlangsung hingga beberapa minggu ke depan, sebelum wilayah Jawa Timur mulai memasuki awal musim hujan secara bertahap. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Achmad Adi Nurcahya
Editor: Imam Wahyudiyanta


No More Posts Available.

No more pages to load.