KabarBaik.co, Sidoarjo – Aksi curanmor kembali meresahkan Sidoarjo. Kali ini, sebuah rumah kos di Dusun Wonokoyo, Desa Kloposepuluh, Sukodono menjadi sasaran pelaku curanmor. Peristiwa tersebut terjadi pada Rabu (12/2) dini hari dan terekam jelas oleh CCTV yang terpasang di lokasi.
Video rekaman CCTV yang beredar luas di media sosial memperlihatkan dua pelaku masuk ke area parkir rumah kost. Dengan leluasa, keduanya membawa kabur satu unit sepeda motor milik penghuni kos tanpa diketahui oleh pemiliknya.
Aksi curanmor tersebut baru disadari korban sekitar pukul 05.00 WIB saat hendak menggunakan kendaraannya. Namun, sepeda motor Honda Scoopy miliknya sudah tidak berada di tempat parkir semula.
Kapolsek Sukodono Iqbal Setya Bimantara membenarkan adanya peristiwa pencurian tersebut. Ia mengatakan kejadian berlangsung pada Rabu dini hari dan korban baru mengetahui kehilangan kendaraannya beberapa jam kemudian.
“Benar, kejadian tersebut terjadi pada tanggal 12 Februari dini hari dan baru diketahui sekitar pukul 05.00 WIB. Satu unit sepeda motor jenis Scoopy berhasil dibawa kabur pelaku,” ujarnya, Kamis (19/2).
Berdasarkan hasil penyelidikan sementara dan rekaman CCTV, pelaku diduga berjumlah tiga orang. Namun, yang terlihat jelas dalam rekaman hanya dua orang yang beraksi di dalam area kos, sementara satu pelaku lainnya diduga menunggu di luar untuk mengawasi situasi.
Selain itu, pelaku juga sempat mencoba mengambil sepeda motor Yamaha NMAX yang terparkir di lokasi. Namun upaya tersebut gagal, sehingga pelaku akhirnya memilih membawa kabur Scoopy milik korban yang dinilai lebih mudah untuk dibawa.
Polisi menduga aksi pencurian tersebut terjadi karena pagar rumah kos tidak terkunci, sehingga pelaku dapat dengan mudah masuk ke area parkir. Kondisi tersebut dimanfaatkan pelaku untuk melancarkan aksinya tanpa hambatan.
Saat ini, pihak kepolisian telah mengamankan rekaman CCTV dan mengumpulkan sejumlah barang bukti. Polisi juga telah mengantongi ciri-ciri para pelaku dan masih melakukan penyelidikan lebih lanjut guna mengungkap identitas serta menangkap pelaku.
Polisi mengimbau masyarakat untuk lebih waspada, memastikan kendaraan menggunakan kunci ganda, serta selalu mengunci pagar dan lingkungan tempat tinggal guna mencegah terjadinya aksi kejahatan serupa. (*)








