Dendam Lama Bikin Mantan TKI Tewas Bersimbah Darah di Sidotopo Sekolahan Surabaya

oleh -322 Dilihat
WhatsApp Image 2026 04 30 at 10.24.13 AM
Jenazah korban dievakuasi (Ist)

KabarBaik.co, Surabaya – Warga Jalan Kampung Sidotopo Sekolahan XII, Surabaya, digegerkan dengan penemuan jenazah seorang pria dengan luka bacok di sekujur tubuhnya pada Rabu (29/4) pagi sekitar pukul 07.14 WIB. Korban diketahui bernama Hasan, 36, seorang kuli bangunan asal Omben, Sampang, Madura, yang tinggal di kawasan Wonokusumo Baru.

Identitas korban dikonfirmasi langsung oleh kakak kandungnya, Holimah, 42. Ia mengaku terkejut karena awalnya mengira sang adik menjadi korban kecelakaan lalu lintas.

“Benar, yang meninggal itu adik saya. Dia baru dua bulan bekerja di sini dan tinggal bersama saya. Awalnya saya kira dia tertabrak kereta api, tapi ternyata dibacok,” ujar Holimah.

Berdasarkan keterangan saksi di lapangan, peristiwa tragis ini diduga melibatkan sejumlah orang. Suhadak, salah satu perangkat kampung setempat, menyebutkan bahwa ada sekitar empat orang tidak dikenal yang terlihat berada di sekitar lokasi sebelum kejadian.

Ia juga mengungkapkan bahwa motif di balik aksi sadis ini diduga kuat berkaitan dengan masalah pribadi di masa lalu. “Info adanya penusukan, kalau tidak salah, tentang dendam masa lalu,” kata Suhadak.

Kabar yang beredar di lingkungan sekitar menyebutkan bahwa Hasan sempat terlibat masalah sebelum ia berangkat menjadi Tenaga Kerja Indonesia (TKI) di Malaysia selama dua tahun. Setelah masa kontraknya habis, ia kembali ke Surabaya dan Madura untuk bekerja sebagai kuli bangunan sebelum akhirnya tewas mengenaskan.

Saat ini, jenazah korban telah dievakuasi ke RSUD Dr. Soetomo untuk menjalani autopsi. Kasus dugaan pembunuhan ini tengah ditangani secara serius oleh Unit Jatanras Polres Pelabuhan Tanjung Perak bersama Polsek Semampir.

Kanit Reskrim Polsek Semampir, Iptu Suud, menegaskan bahwa pihaknya sedang bergerak melakukan penyelidikan mendalam untuk mengejar para pelaku.

“Kasus ini masih kita lidik. Penanganan kasus ditarik langsung oleh Polres Tanjung Perak, jadi mohon bersabar ya,” tegas Iptu Suud singkat kepada media.

Polisi kini tengah mengumpulkan bukti-bukti di tempat kejadian perkara (TKP) serta memeriksa sejumlah saksi guna mengungkap identitas para pelaku yang melarikan diri. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Sugiantoro
Editor: Imam Wahyudiyanta


No More Posts Available.

No more pages to load.