Dianggap Lamban Tangani Dugaan Korupsi, Kejari dan Inspektorat Bojonegoro Didatangi Warga Drokilo

oleh -1640 Dilihat
8cb4783b 1594 4043 a333 e165f24fbafb
Sejumlah perwakilan warga desa Drokilo datangi kantor Kejari dan Inspektorat Bojonegoro (Shohibul Umam)

KabarBaik.co – Sejumlah perwakilan warga Desa Drokilo, Kedungadem, Bojonegoro, mendatangi Kantor Kejari Bojonegoro dan Kantor Inspektorat Kabupaten Bojonegoro, Selasa (30/12). Kedatangan mereka untuk mempertanyakan kejelasan penanganan dugaan kasus korupsi di desanya yang dinilai berjalan lamban.

Warga Drokilo diwakili oleh tiga anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD). Di Kantor Kejari Bojonegoro, mereka diterima langsung oleh Kepala Seksi Intelijen Kejari Bojonegoro Reza Aditya Wardana.

Perwakilan BPD Drokilo Sujiono mengatakan kedatangan mereka bertujuan meminta kepastian terkait perkembangan penyidikan dugaan korupsi yang telah lama bergulir. Menurutnya, lambannya penanganan perkara tersebut memicu gejolak sosial di tengah masyarakat desa.

“Kami datang untuk mempertanyakan kejelasan kasus dugaan korupsi di desa kami. Gejolak sosial di masyarakat sudah sangat kuat karena kasus ini sudah lama berjalan, tapi belum ada kejelasan,” ujar Sujiono.

Menanggapi hal tersebut, Kasi Intelijen Kejari Bojonegoro Reza Aditya Wardana menegaskan bahwa penanganan dugaan kasus korupsi Desa Drokilo telah berjalan sesuai prosedur dan aturan yang berlaku. Namun, ia juga menyampaikan permohonan maaf apabila masyarakat menilai proses penanganan perkara terkesan lamban.

“Kami pastikan penanganan perkara ini berjalan sesuai jalur atau on the track. Mohon bersabar, dalam waktu dekat kasus ini akan kami selesaikan. Apalagi ini menjelang akhir tahun, tetapi kami pastikan prosesnya tetap berjalan,” kata Reza.

Selain mendatangi Kejari Bojonegoro, perwakilan BPD Drokilo juga mendatangi Kantor Inspektorat Kabupaten Bojonegoro. Di sana, mereka ditemui oleh Ketua Tim Pemeriksa Desa Drokilo.

Sujiono menyampaikan bahwa pihak Inspektorat telah menyampaikan hasil perhitungan kerugian negara dalam dugaan kasus korupsi tersebut. Hasil perhitungan itu, kata dia, telah diserahkan kepada Kejari Bojonegoro untuk ditindaklanjuti.

“Alhamdulillah kami sudah ditemui oleh Ketua Tim Pemeriksa. Tadi disampaikan bahwa hasil perhitungan kerugian negara sudah keluar dan sudah diserahkan ke pihak Kejari Bojonegoro, namun pihak pemeriksa tidak membeberkan nominalnya,” pungkasnya.

Sebagai informasi, Kejari Bojonegoro telah melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah perangkat Desa Drokilo sejak tahun 2024 lalu. Pemeriksaan tersebut terkait dugaan penyimpangan dalam pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) Drokilo pada tahun anggaran 2021, 2022, dan 2024. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Shohibul Umam
Editor: Imam Wahyudiyanta


No More Posts Available.

No more pages to load.