KabarBaik.co – Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menyebut bahwa jumlah masyarakat yang pulang kampung saat arus mudik Lebaran 2025 ini menurun jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Angka penurunannya sekitar 24 persen dari tahun sebelumnya.
Sebagian besar pemudik lebih banyak menggunakan kendaraan pribadi, karena waktu libur dan cuti bersama yang lebih panjang. “Dari data Kemenhub jumlah pemudik pada tahun ini turun 24 persen dibandingkan tahun lalu. Hal itu dari pergerakan secara nasional,’’ ungkap Kepala Bidang (Kabid) Angkutan Dishub Bojonegoro, Muhamad Aris Hidayatullah, Senin (31/3).
Aris menyatakan, pergerakan pemudik di Bojonegoro sedikit banyak dipengaruhi besarnya tujuan mudik ke Jawa Timur. Sebab, Jawa Timur menjadi provinsi kedua dengan tujuan mudik terbanyak se Indonesia. ‘’Untuk Jatim jadi provinsi kedua dengan total 14,8 persen,’’ jelas Aris.
Sementara itu, untuk arus balik diprediksi bakal lebih ramai karena bertepatan dengan puncak hari terakhir cuti bersama. Diperkirakan puncak arus balik terjadi pada 3 April mendatang. “Diprediksi puncak arus balik pada 2 dan 3 April. Perkiraan tidak akan jauh berbeda dari jumlah pergerakan arus mudik,’’ imbuhnya.
Berdasarkan data Dinas Perhubungan Bojonegoro, rata-rata pemudik lebih banyak menggunakan mobil pribadi. Angkanya mencapai 23 persen, kemudian bus 16,0 persen, kereta api antar kota 16,1 persen, pesawat terbang 13,5 persen, dan sepeda motor 8,7 persen. (*)







