KabarBaik.co – Sebuah video menampilkan banjir menggenangi lantai satu Kantor DPRD Sidoarjo viral di media sosial. Genangan air tersebut dipicu oleh saluran pembuangan air yang tersumbat akibat hujan deras yang mengguyur Sidoarjo Selasa (30/12) sore hingga malam,
Genangan terjadi setelah hujan berintensitas tinggi membuat saluran pembuangan air di lantai dua tidak mampu menampung debit air. Kondisi tersebut diperparah dengan pipa pembuangan di area balkon yang sempat buntu, sehingga air meluap dan menerobos masuk hingga air tersebut luber ke lantai satu seperti air terjun.
Sekretaris DPRD Sidoarjo Hari Sucahyono memastikan seluruh dokumen dan arsip penting dalam kondisi aman serta tidak mengalami kerusakan akibat kejadian tersebut.
“Dokumen-dokumen aman semua, tidak ada yang terkena banjir,” ujarnya, Rabu (31/12).
Hari menjelaskan air mulai menggenangi ruang-ruang di lantai dua setelah saluran pembuangan tidak mampu mengalirkan air hujan dengan lancar.
“Saluran di depan itu sempat buntu, makanya airnya tidak bisa mengalir, akhirnya menggenang di lantai dua,” katanya.
Ketua DPRD abdilah Nasih membenarkan adanya banjir akibat pipa pembuangan buntu.
“Iya memang bangunan lama DPRD yang banjir”, ujarnya singkat.
Tingginya genangan di lantai dua membuat air merembes turun melalui tangga dan menggenangi hampir seluruh ruangan di lantai satu gedung DPRD.
“Air yang menggenang di lantai dua itu turun ke lantai satu. Akhirnya semalam kerja bakti untuk membuang genangan,” ujar Doli, penjaga kantin DPRD Sidoarjo.
Berdasarkan pantauan KabarBaik.co di lokasi, terdapat tiga ruangan di lantai dua yang terdampak genangan, yakni ruang rapat VVIP, ruang rapat utama, dan ruang Ketua DPRD Kabupaten Sidoarjo.
Saat ini, ketiga ruangan tersebut masih dalam proses pengeringan. Selain itu, saluran pembuangan air di balkon lantai dua telah diperbaiki guna mencegah kejadian serupa terulang kembali.
Sementara itu, pantauan kabarBaik.co di lokasi pada siang hari, sejumlah kipas angin tampak dinyalakan di dalam ruangan untuk mempercepat proses pengeringan, terutama pada alas karpet yang masih terlihat basah akibat genangan air. (*)






