Disdik Kota Batu Berharap SPPG Serap Hasil Tani Lokal, Perputaran Uang Tetap di Daerah

oleh -84 Dilihat
Kadisdik Kota Batu, Alfi Nurhidayat. (Foto: P. Priyono)

KabarBaik.co, Batu – Pemerintah Kota (Pemkot) Batu melalui Dinas Pendidikan (Disdik) mendorong dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk menyerap hasil pertanian dan peternakan lokal.

Kebijakan tersebut diharapkan tidak hanya mendukung pemenuhan gizi peserta didik, tetapi juga memperkuat perekonomian masyarakat Kota Batu sebagai daerah agropolitan yang memiliki potensi besar di sektor pertanian dan peternakan.

Kepala Disdik Kota Batu, Alfi Nurhidayat, menegaskan pentingnya keterlibatan langsung petani dan peternak lokal dalam rantai pasok MBG. Ia meminta pengelola SPPG memprioritaskan komoditas asli dari Kota Batu.

“Kami berkomitmen agar program nasional MBG tidak hanya menjadi sarana pemenuhan nutrisi siswa, tetapi juga menjadi motor penggerak ekonomi daerah kita,” ujar Alfi, Sabtu (21/2).

Menurutnya, Kota Batu memiliki kemampuan yang mumpuni untuk menyuplai kebutuhan bahan baku program MBG. Dengan memanfaatkan potensi lokal, perputaran ekonomi dapat tetap berada di wilayah sendiri.

“Dengan melibatkan petani dan peternak lokal, program MBG tidak hanya berdampak pada pemenuhan gizi anak, tetapi juga menggerakkan ekonomi masyarakat. Perputaran uangnya tetap di Kota Batu,” tegasnya.

Alfi menjelaskan, penggunaan bahan pangan lokal juga menjamin kesegaran dan kualitas makanan yang dikonsumsi siswa. Bahan baku yang diambil langsung dari lahan terdekat dinilai lebih segar sehingga berdampak pada peningkatan kualitas nutrisi.

Program MBG merupakan inisiatif Presiden Prabowo Subianto yang bertujuan menyediakan makanan sehat bagi peserta didik guna meningkatkan konsentrasi belajar serta mendukung tumbuh kembang anak. Dampak lanjutannya diharapkan mampu menekan angka stunting dan kasus kekurangan gizi secara signifikan.

“Melalui sinergi antara dapur SPPG dan sektor pertanian serta peternakan lokal, Pemkot Batu berharap tercipta pembangunan daerah yang berkelanjutan, di mana kesejahteraan petani meningkat dan kualitas generasi penerus tetap terjaga melalui pemenuhan gizi yang optimal,” tandasnya. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: P. Priyono
Editor: Hairul Faisal


No More Posts Available.

No more pages to load.