Dispangtan Kota Malang Ingatkan Organ Hewan Kurban Rusak Harus Dimusnahkan

oleh -187 Dilihat
IMG 20260521 WA0018 1
Kepala Dispangtan Kota Malang, Selamet Husnan, saat sidak pedagang hewan kurban. (Foto: P. Priyono) 

KabarBaik.co, Malang – Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (Dispangtan) Kota Malang mengingatkan masyarakat dan panitia kurban untuk lebih teliti memeriksa kondisi organ dalam hewan kurban. Peringatan tersebut disampaikan menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah.

Kepala Dispangtan Kota Malang, Selamet Husnan mengatakan, pemeriksaan organ dalam, terutama hati, menjadi bagian penting dalam pengawasan kesehatan hewan kurban. Jika ditemukan organ yang rusak atau terindikasi penyakit, maka harus dimusnahkan agar tidak dikonsumsi masyarakat.

Menurut Selamet, langkah itu dilakukan untuk mengantisipasi adanya cacing hati maupun kerusakan organ lain yang berbahaya jika dikonsumsi. “Kalau ditemukan organ yang rusak seperti hati yang terdapat cacing hati, maka harus dimusnahkan dengan cara ditanam di dalam tanah,” ujar Selamet, Kamis (21/5).

Selamet menyebutkan, pengawasan kesehatan hewan kurban dilakukan secara menyeluruh mulai sebelum hingga saat proses penyembelihan berlangsung. Dispangtan menggandeng Fakultas Kedokteran Hewan dan Fakultas Peternakan Universitas Brawijaya untuk melakukan monitoring di sejumlah lapak penjualan hewan kurban di Kota Malang.

Pemeriksaan dilakukan melalui tahapan ante mortem atau pengecekan fisik hewan sebelum disembelih guna memastikan hewan dalam kondisi sehat dan layak kurban. Selain itu, seluruh hewan kurban yang masuk ke Kota Malang diwajibkan memiliki Surat Keterangan Kesehatan Hewan (SKKH) dari daerah asal sebagai bentuk pengawasan lalu lintas ternak.

“Harapannya semua hewan kurban yang dilalulintaskan masuk ke Kota Malang harus disertai SKKH dari daerah asal,” ujarnya. Dispangtan juga memastikan pengawasan akan terus dilakukan saat pemotongan hewan kurban berlangsung agar daging yang dibagikan kepada masyarakat memenuhi standar ASUH, yakni Aman, Sehat, Utuh, dan Halal. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: P. Priyono
Editor: Hairul Faisal


No More Posts Available.

No more pages to load.