KabarBaik.co – Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Sidoarjo saat ini berada dalam masa transisi kepemimpinan. Jabatan kepala dinas masih belum terisi usai M. Bahrul Amig dimutasi dan dipercaya menduduki posisi Asisten II Sekretariat Daerah (Setda) Sidoarjo, Pelantikan sejumlah kepala OPD dilaksanakan pada Sabtu (10/1) kemarin di Pendapa Delta Wibawa.
Kekosongan pada posisi strategis tersebut menjadi perhatian, mengingat DLHK memegang peran vital dalam urusan kebersihan, pengelolaan sampah, hingga perlindungan lingkungan hidup. Pemkab Sidoarjo pun memastikan pelayanan publik di sektor tersebut tidak akan terganggu meski kepala dinas definitif belum ditetapkan.
Bupati Sidoarjo Subandi menyampaikan bahwa Pemkab akan menunjuk Pelaksana Tugas (Plt) untuk memimpin DLHK sementara waktu. Penunjukan Plt dinilai sebagai langkah menjaga stabilitas organisasi di tengah proses penataan birokrasi yang masih berlangsung.
“Tahun 2026 ini banyak pejabat yang memasuki masa pensiun, jadi kita Plt dulu,” kata Subandi, selasa (13/01).
Subandi menegaskan pengisian jabatan Kepala DLHK tidak akan dilakukan secara tergesa-gesa. Pemkab Sidoarjo berencana menggelar asesmen guna menjaring pejabat eselon yang memiliki kapasitas dan rekam jejak memadai untuk menduduki jabatan tersebut.
Menurut Subandi, proses seleksi terbuka menjadi bagian dari upaya menciptakan iklim kompetisi yang sehat di lingkungan birokrasi. Dengan cara itu, kepala dinas yang terpilih nantinya diharapkan benar-benar sesuai dengan kebutuhan organisasi.
“Kita beri kesempatan seluas-luasnya bagi yang memenuhi syarat, nanti kita pilih berdasarkan penilaian,” ujarnya.
Subandi menekankan bahwa Kepala DLHK ke depan harus mampu mengelola organisasi secara menyeluruh. Selain menguasai aspek teknis, pejabat tersebut juga dituntut memiliki integritas, loyalitas, serta kepekaan terhadap persoalan lingkungan dan masyarakat.
Selama jabatan definitif belum terisi, koordinasi DLHK akan berada di bawah pengawasan Sekretaris Daerah (Sekda) Sidoarjo. Skema ini diterapkan agar seluruh program dan kebijakan di sektor lingkungan hidup tetap berjalan sesuai rencana. (*)







