KabarBaik.co – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PKB Bojonegoro sampai saat ini belum mengirimkan calon pengganti antar waktu (PAW) anggota DPRD Bojonegoro, Eni Soedarwati. Sebelumnya Eni meninggal dalam insiden kecelakaan maut saat menjalani ibadah umroh di Mekkah, Arab Saudi pada Maret (21/3) lalu.
Sekretaris DPC PKB Bojonegoro, Abdullah Umar mengatakan, pihaknya sudah melakukan rapat internal mengenai PAW almarhumah Eni. Namun, pihaknya sampai saat ini belum mengirimkan nama pengganti untuk duduk di kursi dewan menggantikan Eni.
“Kita belum mengirimkan nama. Namun, sesuai mekanisme pengganti adalah nama yang mendapat perolehan suara terbanyak setelah almarhumah dan itu adalah keputusan DPP,” jelas Umar, Jumat (18/4).
Meski begitu, Umar tidak menampik bahwa peluang Nafik Sahal untuk menggantikan Eni terbuka lebar. Sebab, Nafik Sahal mendapatkan perolehan terbanyak setelah Eni di dapil 2. Nafik Sahal sendiri sempat mencalonkan diri sebagai bakal calon wakil bupati Bojonegoro dari jalur independen mendampingi Nurul Azizah saat pilkada lalu.
Meski saat ini statusnya masih tercatat sebagai anggota partai berlambang bola dunia itu, namun langkah Nafik Sahal sempat dianggap tidak menaati peraturan partai. “Sampai dengan saat ini Gus Nafik (sapaan Nafik Sahal) masih menjadi anggota DPC PKB Bojonegoro, karena belum ada surat pemberhentian maupun mengundurkan diri. Jadi beliau tetap memiliki peluang,” jelas Umar.
Dalam perolehan suara pada pemilihan anggota legislatif tahun lalu di daerah pilihan (dapil) 2, PKB Bojonegoro mendapatkan dua kursi. Berikut perolehan suara PKB dari dapil 2 pada Pileg 2024:
- Eni Soedarwati : 7.907 suara
- Diana Hargianti : 7.084 suara
- Nafik Sahal : 6.837 suara
- Usman : 1.396 suara
- Ninik Puji Lestari : 307 suara
- Endri Rahmawati : 201 suara
- Ifa Nurul Alfiah : 91 suara
- Riadlus Solihin : 41 suara
- Ithok Muthohhar Ahmad : 25 suara. (*)






