DPRD Kota Batu Nilai Perolehan PAD Belum Maksimal

oleh -445 Dilihat
Sepeda motor terparkir di salah satu titik di Kota Batu. (Foto: P. Priyono)

KabarBaik.co – Capaian pendapatan asli daerah (PAD) di Kota Batu belum mencapai 50 persen hingga pertengahan tahun 2024. Anggota Komisi A DPRD Kota Batu Ludi Tanarto menyoroti kinerja satuan kerja perangkat daerah (SKPD) yang dianggap kurang intensif dalam menggali potensi pendapatan.

“Perolehan PAD umumnya berasal dari pajak, retribusi, dan penghasil lainnya, termasuk pajak hotel, restoran, lahan parkir, dan parkir tepi jalan umum,” tegas Ludi, Sabtu (29/6). Menurutnya, upaya progresif untuk meningkatkan pendapatan masih belum signifikan, bahkan cenderung stagnan selama beberapa tahun terakhir.

Salah satu contoh yang krusial adalah potensi pendapatan dari penggunaan lahan parkir dan tepi jalan yang belum optimal. Data sementara perolehan parkir masih jauh dari yang diharapkan. Parkir tepi jalan umum (TJU) hingga Juni hanya mencapai pendapatan kotor Rp700 juta. Nilai tersebut hanya sekitar 7,9 persen dari target Rp9 miliar tahun ini.

“Tetapi angka itu juga belum termasuk pembagian hasil yang dikembalikan ke jukir dan pemerintah. Ini kan sebenarnya sudah setengah tahun, harusnya sudah 50 persen lebih. Jadi kalau sekarang hanya tercapai 40-45 persen saja, akhir tahun mungkin akan tercapai 80 persen saja,” tutur Ludi.

Ludi menegaskan, DPRD sudah menyampaikan beberapa saran kepada Bapenda agar pendapatan daerah meningkat. “Satu cara untuk melihat apakah potensi PAD kita sudah optimal atau belum. Ini bisa dilihat, nanti apakah satu lembaga sudah sama dengan yang kita laporkan ke pajak pratama,” tandasnya. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: P. Priyono
Editor: Hairul Faisal


No More Posts Available.

No more pages to load.