KabarBaik.co – Setelah ditutup sejak ditutup pada 24 Juli lalu, jalur Gumitir yang menghubungkan Banyuwangi – Jember akan dibuka pada 4 September atau 2 hari lagi. Menjelang pembukaan jalur gumitir saat ini sudah terlihat mulus.
Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jatim-Bali, Javid Hurriyanto mengatakan, progres perbaikan di lapangan telah mencapai sekitar 85 persen usai dilakukan percepatan.
Ia menyebut, pengaspalan di titik longsoran sudah selesai. Kini tinggal penyelesaian saluran air, pemasangan rambu, serta perlengkapan jalan lainnya yang masih dikerjakan.
“Prinsipnya, yang kemarin kita tutup kini kita buka kembali. Meski begitu, ada pekerjaan minor yang tetap harus diselesaikan sesuai kontrak kerja hingga 31 Desember,” ujar Javid, Selasa (2/9).
Ia mengatakan, pembukaan jalur pada 4 September nanti masih bersifat fungsional. Kendaraan bisa melintas, tetapi pekerjaan lanjutan terus dilakukan sampai masa kontrak habis.
Javid menegaskan, titik longsoran di KM 233+500 dan KM 235+650 jalur Gumitir sudah aman dilalui. Pekerjaan penguatan badan jalan dengan bore pile telah rampung lebih cepat pada 17 Agustus.
Semula, jalur Gumitir dijadwalkan kembali dibuka pada 24 September. Namun percepatan pekerjaan di lapangan memungkinkan jalur vital tersebut bisa difungsikan lebih awal atau sekitar 20 hari dari rencana.
“Kenapa kemarin ditutup, karena alat berat untuk pekerjaan bore pile menutup penuh badan jalan. Jadi kendaraan tidak bisa melintas,” sambung dia.
Kini alat berat sudah dipindahkan, sehingga badan jalan bisa terbuka kembali. Mobilitas dari Banyuwangi menuju Jember dan sebaliknya akan kembali lancar seiring berfungsinya jalur strategis tersebut.
Meski demikian, pengguna jalan diminta tetap berhati-hati. Petugas akan berjaga di lapangan untuk mengatur lalu lintas selama masa open traffic fungsional.
“Karena operasional penuh kami target Desember. Selama itu kami harap pengendara hati-hati dan mengikuti arahan petugas,” tutupnya.








