KabarBaik.co – Ratusan pengemudi ojek online (Ojol) di Banyuwangi menyalakan lilin dan tabur bunga di depan Mapolresta Banyuwangi, Jumat (29/8). Aksi itu dilakukan sebagai bentuk solidaritas untuk Affan Kurniawan, pengemudi ojek online yang meninggal dunia karena dilindas Kendaraan Taktis (Rantis) Brimob dalam aksi unjuk rasa di Jakarta sehari sebelumnya.
Para pengemudi Ojol yang berasal dari 30 komunitas itu tiba di Mapolresta Banyuwangi sejak pukul 17.00 WIB. Mereka datang dengan atribut Ojol yang digunakan kerja sehari-hari.
Mereka turut membawa poster, bunga serta bendera yang dikibarkan setengah tiang bambu. Setelah sekitar sejam mereka menyalakan lilin dan melantunkan doa untuk Affan yang meninggal dunia secara tragis itu.
Salah seorang pengemudi Ojol, Suryadi mengatakan melalui aksi ini pihak menuntut polisi untuk bertanggungjawab atas musibah tragis itu. Pihaknya juga menuntut agar pelaku diganjar hukuman setimpal. Ia juga berharap aparat bekerja sebagaimana mestinya, yakni mengayomi warga.
“Jangan sampai ada perilaku yang semena-mena,” kata Suryadi.
Hal senada juga disampaikan Dimas salah satu pengemudi Ojol yang terlibat aksi. Ia berharap, tindakan kekerasan kepada masyarakat tidak terulang kembali. Ia menyebut, keadilan harus ditegakkan setinggi-tingginya.
“Keadilan bukan hanya untuk satu orang, tapi untuk semua orang,” imbuh pria yang sudah 7 tahun bekerja sebagai pengemudi ojek online itu.
Para driver ojek online menuntut agar kejadian di Jakarta tak terulang lagi, termasuk di daerah-daerah.
Dimas dan Suryadi memiliki pandangan yang serupa atas ketidakpekaan wakil rakyat terhadap warga kecil, salah satu hal yang dituntut oleh massa dalam aksi di kompleks Parlemen beberapa hari terakhir.
“Mereka kan wakil rakyat, tapi kadang ucapannya tidak dipikirkan matang-matang,” kata Suryadi.
Para pengemudi ojek online juga merasa bahwa banyak kebijakan yang tak berpihak kepada rakyat.
“Banyak kebijakan yang melenceng dari tujuan, bahkan ada yang justru untuk memperkaya diri sendiri. Itu yang membuat hati rakyat terluka,” sambung Dimas.
Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol Rama Samtama Putra mengatakan, pihaknya turut berduka cita atas peninggalnya Affan. “Kami berjanji akan menyampaikan aspirasi dan harapan para driver ojek online ke pimpinan kami di pusat,” janjinya.