Dukung Pengentasan Kemiskinan di Bojonegoro, PT ADS Siap Suntik Program GAYATRI untuk 100 KPM

oleh -50 Dilihat
IMG 20260228 WA0021
Rapat antara pejabat Pemkab Bojonegero dengan PT ADS. (Foto: Shohibul Umam)

KabarBaik.co, Bojonegoro – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro tancap gas dalam upaya percepatan pengentasan kemiskinan dan peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di awal tahun ini. Kali ini menggandeng sektor swasta dan BUMD untuk memperkuat akselerasi pembangunan.

Komitmen itu ditegaskan dalam rapat koordinasi di ruang Co-creating Gedung Pemkab Bojonegoro. Dalam forum tersebut, PT Asri Dharma Sejahtera (ADS) resmi menyatakan dukungannya terhadap program prioritas daerah tahun ini.

Direktur Utama PT ADS, Mohammad Kundori, menyampaikan bahwa perusahaan telah menyiapkan langkah untuk menyelaraskan program Corporate Social Responsibility (CSR) sesuai dengan visi pembangunan Pemkab Bojonegoro.

“Kami telah merencanakan sinergi program prioritas dengan menyalurkan bantuan program GAYATRI kepada 100 Kelompok Penerima Manfaat (KPM) di Bojonegoro,” ujar Kundori, Sabtu (28/2).

Program Gerakan Beternak Ayam Petelur Mandiri (GAYATRI) digadang-gadang menjadi stimulus ekonomi bagi masyarakat lapis bawah. Melalui sektor peternakan ayam petelur, penerima manfaat diharapkan mampu membangun kemandirian finansial secara berkelanjutan.

Tak hanya berorientasi pada ekonomi, PT ADS juga membidik aspek kelestarian lingkungan. Sejumlah program disiapkan, mulai dari pengelolaan sampah untuk menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat, hingga konservasi sungai melalui penanaman pohon keras dan produktif di sepanjang Daerah Aliran Sungai (DAS).

Kepala Bappeda Bojonegoro, Achmad Gunawan menegaskan, sinkronisasi antara pemerintah dan perusahaan menjadi kunci agar program tidak berjalan sendiri-sendiri. Pemkab menargetkan empat pilar utama dalam kerja sama ini, yakni pengentasan kemiskinan, konservasi lingkungan, peningkatan IPM, serta rehabilitasi lantai rumah sehat.

Senada, Mahmudin, selaku Asisten Perekonomian dan Pembangunan Bojonegoro, menekankan bahwa beban pembangunan tidak bisa dipikul pemerintah daerah sendiri, melainkan dengan kolaborasi dengan pihak lain.

“Perlu adanya percepatan pengentasan kemiskinan. Dukungan dari berbagai pihak, terutama perusahaan melalui program CSR atau Pengembangan Masyarakat (PPM) di sektor migas, menjadi kunci keberhasilan target kita,” tegasnya. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Shohibul Umam
Editor: Hairul Faisal


No More Posts Available.

No more pages to load.