KabarBaik.co, Jombang – Pemerintah Desa (Pemdes) Tengaran, Kecamatan Peterongan, Kabupaten Jombang, mengalokasikan anggaran Bantuan Keuangan (BK) Tahun 2026 sebesar Rp 200 juta untuk membenahi kawasan kumuh di Dusun Surobayan.
Anggaran tersebut digunakan untuk membangun drainase sepanjang 140 meter di kawasan yang selama puluhan tahun kerap tergenang saat musim hujan.
Kepala Desa Tengaran Achmad Kusairi mengatakan, sebelum dibangun drainase, kawasan tersebut belum memiliki saluran air yang memadai. Kondisi itu telah berlangsung sejak sekitar tahun 1980-an.
“Kalau musim penghujan selalu banjir karena belum ada drainasenya. Sejak tahun 1980-an masih berupa tanah,” kata Kusairi, Rabu (12/8).
Menurut dia, pembangunan drainase menjadi salah satu prioritas Pemdes Tengaran setelah dilakukan musyawarah bersama masyarakat. Program tersebut kemudian dimasukkan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) 2026.
“Setelah ada anggaran BK tahun 2026, kami musyawarah dengan masyarakat. Kemudian kami masukkan dalam APBDes bahwa skala prioritas pembangunan tahun 2026 adalah drainase Dusun Surobayan,” ujarnya.
Kusairi menyebut pembangunan drainase mendapat sambutan positif dari warga. Sebab, sebelum proyek tersebut dikerjakan, kawasan itu kerap menjadi tempat genangan air dan terlihat kumuh ketika musim hujan.
Kondisi tersebut juga dikhawatirkan menjadi tempat berkembang biaknya nyamuk. Bahkan, warga di lingkungan RT 2 disebut beberapa kali mengalami demam berdarah.
“Faktor aliran air tidak lancar, kumuh karena saluran air sebelum dibangun drainase terlalu dangkal. Alhamdulillah, drainase ini sekarang sudah berfungsi,” jelas Kusairi.
Pembangunan drainase tersebut selesai sekitar satu bulan lalu. Pemdes berharap keberadaan saluran baru dapat mengurangi risiko genangan ketika musim hujan tiba.
Drainase dibangun di sisi kanan dan kiri kawasan. Sementara bagian tengah tetap dipertahankan sebagai akses jalan yang dibutuhkan masyarakat.
“Nanti saat musim penghujan tiba, tidak akan terjadi genangan air lagi karena manfaat drainase ini. Untuk bagian tengah kami gunakan sebagai akses jalan karena masyarakat juga membutuhkan akses,” kata Kusairi.
Sementara itu, Kepala Dusun Surobayan Yusuf mengatakan, warga menyambut baik pembangunan drainase tersebut. Menurutnya, aliran air kini menjadi lebih lancar dibandingkan sebelumnya.
“Warga merasa senang adanya drainase ini. Saluran air bisa lancar karena sebelumnya memang kumuh dan sering ada genangan air,” ujar Yusuf.
Yusuf menambahkan, saluran air di sisi timur kawasan tersebut saat ini tinggal dilakukan normalisasi agar alirannya semakin optimal.
Dengan berfungsinya drainase baru, warga kini tidak lagi terlalu khawatir menghadapi musim penghujan, terutama terhadap ancaman genangan yang sebelumnya rutin terjadi.







