Edarkan Uang Palsu, Residivis Ditangkap di Sukorejo Blitar

oleh -100 Dilihat
Tersangka dan BB uang palsu yang diamankan Polres Blitar Kota. (Foto: Ist)
Tersangka dan BB uang palsu yang diamankan Polres Blitar Kota. (Foto: Ist)

KabarBaik.co, Blitar – Seorang pria di Kota Blitar diamankan polisi setelah diduga menyimpan dan berusaha mengedarkan uang palsu dengan menyasar kalangan lanjut usia (lansia).

Kasat Reskrim Polres Blitar Kota AKP Rudy Kuswoyo, mengungkapkan tersangka berinisial SJ, 57, warga Kecamatan Sananwetan, ditangkap saat hendak menjalankan aksinya di wilayah Kelurahan Turi, Kecamatan Sukorejo.

“Tersangka ini menyimpan dan berusaha mengedarkan uang palsu pecahan 100 ribu, dengan sasaran masyarakat, termasuk lansia,” ujarnya, Senin (13/4)

Dari tangan pelaku, polisi mengamankan 36 lembar uang pecahan 100 ribu yang diduga palsu. Sebagian besar uang tersebut memiliki nomor seri yang sama.

“Dari 36 lembar itu, 26 lembar memiliki nomor seri identik, satu lembar nomor seri terbalik, dan dua lainnya tidak jelas,” jelasnya.

Selain uang palsu, polisi juga menemukan barang bukti lain berupa alat hisap sabu, narkotika jenis sabu sekitar 1,5 gram, satu tas, serta satu unit sepeda motor.

“Untuk temuan sabu ini, kami sudah berkoordinasi dengan Satresnarkoba untuk pengembangan lebih lanjut,” tambahnya.

Dari hasil pemeriksaan sementara, tersangka mengaku mendapatkan uang palsu tersebut dari seseorang berinisial JD yang diduga berada di wilayah Jawa Tengah.

“Tersangka memperoleh uang palsu dengan sistem penukaran. Rp 1 juta uang asli ditukar menjadi 3 juta uang palsu,” ungkapnya.

Polisi menduga masih ada jaringan lain dalam kasus ini. Pasalnya, dari keterangan sejumlah korban, sempat muncul informasi adanya pelaku lain, termasuk seorang perempuan.

“Kami masih mendalami kemungkinan adanya pelaku lain. Beberapa korban menyebut ada perempuan, namun sebagian juga lupa karena faktor usia,” katanya.

Diketahui, tersangka merupakan residivis kasus penipuan. Meski mengaku baru pertama kali melakukan aksi ini, polisi masih terus mengembangkan penyelidikan.

“Kami terus dalami asal-usul uang palsu dan kemungkinan keterkaitan dengan jaringan lain, termasuk pemasok yang diduga berada di Jawa Tengah,” pungkasnya.(*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Calvin Budi Tandoyo
Editor: Andika DP


No More Posts Available.

No more pages to load.