KabarBaik.co, Solo- Jakarta LavAni Livin Transmedia menunjukkan mental juara dengan merebut set pertama secara dramatis atas Jakarta Bhayangkara Presisi dengan skor 26-24 dalam laga final four Proliga 2026 seri Solo di GOR Sritex, Kamis (9/4) malam.
Pertandingan berjalan ketat sejak awal. Kedua tim saling kejar poin hingga memasuki fase krusial. Bhayangkara Presisi bahkan sempat berada di atas angin saat unggul 24-23 dan hanya membutuhkan satu poin untuk mengunci set pembuka. Namun, situasi berbalik secara mengejutkan.
LavAni justru mampu mencuri tiga poin beruntun untuk membalikkan keadaan dan menutup set dengan kemenangan 26-24. Momentum tersebut menjadi bukti ketenangan dan pengalaman LavAni dalam menghadapi tekanan di poin-poin kritis.
Sorotan tetap tertuju pada Georg Grozer yang menjalani debutnya di final four setelah sebelumnya disimpan pada seri Surabaya. Meski belum sepenuhnya menunjukkan daya gedor maksimal, kehadirannya mulai memberi dampak di momen penting, terutama dalam membantu tim keluar dari tekanan di akhir set.
Di sisi lain, Bhayangkara Presisi sebenarnya tampil cukup solid sepanjang set pertama. Bardia Saadat menjadi salah satu motor serangan dan konsisten menyumbangkan poin. Namun, kurangnya ketenangan di poin-poin akhir membuat keunggulan yang sudah di depan mata harus lepas.
Laga ini sendiri mempertemukan dua tim teratas di klasemen sementara final four. Pada seri Surabaya, keduanya sama-sama mengoleksi enam poin dari dua kemenangan. Bhayangkara memimpin klasemen berkat kemenangan sempurna 3-0 di dua laga, sementara LavAni berada di posisi kedua setelah menang 3-0 dan 3-1.
Kemenangan dramatis di set pertama ini menjadi suntikan moral besar bagi LavAni untuk mengendalikan jalannya pertandingan. Sementara Bhayangkara harus segera bangkit dan memperbaiki fokus jika tak ingin kembali kehilangan momentum di set berikutnya. (*)






