Flyover Gedangan Segera Dibangun, Tim Pembebasan Lahan Mulai Dibentuk

oleh -80 Dilihat
Titik Dimana Akan Diadakannya Flyover Gedangan untuk mengurangi kemacetan (Achmad Adi Nurcahya)

KabarBaik.co, Sidoarjo – Pemkab Sidoarjo mulai mempersiapkan pembebasan lahan untuk pembangunan Flyover Gedangan sebagai langkah strategis mengurangi kemacetan yang kerap terjadi saat jam berangkat dan pulang kerja.

Proyek ini diharapkan mampu memperlancar arus lalu lintas di kawasan Gedangan yang selama ini menjadi titik rawan kepadatan kendaraan.

Pembangunan Flyover Gedangan kini memasuki tahap awal. Dalam waktu dekat, Pemkab Sidoarjo akan membentuk tim pembebasan lahan sebagai bagian dari persiapan sebelum pembangunan fisik yang ditargetkan dimulai pada 2027.

Bupati Sidoarjo Subandi mengatakan fokus utama pihaknya tahun ini adalah menuntaskan seluruh proses pembebasan lahan. Tahapan tersebut meliputi sosialisasi kepada warga terdampak, penilaian harga oleh appraisal independen, hingga mekanisme ganti rugi yang adil.

“Bulan ini kita bentuk tim pembebasan lahan dulu. Setelah itu dilakukan sosialisasi kepada warga Gedangan yang lahannya masuk rencana pembangunan,” ujar Subandi, Selasa (17/2).

Ia menyebutkan jumlah warga terdampak proyek flyover tersebut relatif terbatas, yakni sekitar 160 jiwa. Dengan jumlah tersebut, proses pembebasan lahan diharapkan dapat berjalan bertahap dan lancar sesuai mekanisme yang berlaku.

“Kurang lebih ada sekitar 160 jiwa yang terdampak. Tidak terlalu banyak, jadi nanti dikerjakan bertahap. Yang penting pembebasan lahannya bisa kita usahakan tuntas sesuai mekanisme,” tegasnya.

Subandi memastikan penentuan nilai ganti rugi akan dilakukan secara objektif dengan melibatkan appraisal independen. Langkah ini diambil agar masyarakat mendapatkan nilai kompensasi yang wajar dan transparan.

“Nanti ada appraisal yang menilai harga wajar tanah dan bangunan. Jadi bukan asal menentukan. Kami ingin masyarakat juga merasa dilindungi,” katanya.

Tim pembebasan lahan akan melibatkan berbagai unsur lintas sektor, mulai dari Badan Pertanahan Nasional (BPN), kejaksaan, kepolisian, hingga perangkat daerah terkait, guna memastikan proses berjalan sesuai aturan dan menjamin kepastian hukum.

Sementara itu, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Sidoarjo M Bahrul Amig menjelaskan pembangunan Flyover Gedangan merupakan proyek berbagi kewenangan antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat. Pemerintah daerah bertanggung jawab menyiapkan lahan, sedangkan pembangunan fisik flyover akan dilaksanakan oleh pemerintah pusat.

Pemkab Sidoarjo telah menyiapkan anggaran sekitar Rp 200 miliar dari total estimasi kebutuhan dana sebesar Rp 340 miliar. Kekurangan anggaran akan diajukan melalui skema pendanaan pemerintah pusat.

Meski kondisi fiskal daerah tengah mengalami tekanan akibat berkurangnya dana transfer pusat, Pemkab Sidoarjo menegaskan pembebasan lahan Flyover Gedangan tetap menjadi prioritas. Pemerintah berharap seluruh tahapan administrasi dapat segera berjalan sehingga proyek flyover bisa direalisasikan sesuai target dan mampu mengurangi kemacetan di kawasan Gedangan secara signifikan. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Achmad Adi Nurcahya
Editor: Imam Wahyudiyanta


No More Posts Available.

No more pages to load.