KabarBaik.co, Nganjuk – Upaya menekan angka stunting dan mencetak generasi emas terus digencarkan Pemkab Nganjuk. Salah satunya melalui kegiatan bimbingan perkawinan bagi calon pengantin (catin) yang digelar Balai Penyuluhan Keluarga Berencana (KB) Kecamatan Prambon dengan fokus materi membangun generasi berkualitas.
“Bimbingan ini bukan sekadar formalitas jelang pernikahan, melainkan fondasi penting bagi para catin. Kita ingin memastikan bahwa setiap pasangan yang akan menikah di Nganjuk memiliki bekal pengetahuan yang cukup tentang pencegahan stunting,” tutur Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (PPKB) Nganjuk, Asti Widyartini, Rabu (11/3)
Kegiatan yang berlangsung di Balai Penyuluhan KB setempat difokuskan pada pemberian edukasi mengenai kesehatan reproduksi, pola asuh, serta pemenuhan gizi seimbang sebelum memasuki pernikahan dan masa kehamilan. Tujuan utama adalah membangun dasar kuat bagi pasangan muda agar dapat melahirkan anak-anak yang sehat dan cerdas.
“Melalui materi Membangun Generasi Berkualitas ini, kita harapkan para catin sadar bahwa gizi dan kesehatan harus diperhatikan bahkan sebelum konsepsi terjadi. Inilah komitmen kita bersama untuk mewujudkan Nganjuk yang bebas stunting,” ungkap Asti.
Para penyuluh KB secara intensif membekali para calon pengantin dengan pemahaman menyeluruh terkait persiapan sebelum pernikahan. Selain pemaparan materi, juga diberikan sesi diskusi interaktif untuk berkonsultasi mengenai perencanaan keluarga yang sehat dan harmonis.
“Kesiapan calon pengantin adalah kunci utama dalam melahirkan anak-anak yang sehat dan cerdas,” tegas Asti.
Kegiatan mandiri yang dilakukan Balai Penyuluhan KB Prambon ini diharapkan dapat menjadi role model bagi wilayah lain dalam memaksimalkan peran fasilitas tingkat kecamatan. Dengan edukasi masif di tingkat akar rumput, Pemkab Nganjuk optimis dapat terus menurunkan prevalensi stunting demi menyongsong Indonesia Emas 2045. (*)








