Gebyak Kenduri Seni Kupat Lepet Syawal, Momentum Lestarikan Budaya dan Perkuat Kebersamaan di Kota Batu

oleh -409 Dilihat
IMG 20260403 WA0015
Kepala Dinas Pariwisata Kota Batu, Onny Ardianto. (Foto: P. Priyono)

KabarBaik.co, Batu – Dinas Pariwisata (Disparta) Kota Batu kembali menghadirkan gelaran budaya bertajuk “Gebyak Kenduri Seni Kupat Lepet Syawal”. Kegiatan tersebut sebagai upaya melestarikan tradisi sekaligus memperkuat kebersamaan masyarakat pasca Hari Raya Idul Fitri.

Kegiatan ini akan digelar pada Sabtu (4/4), pukul 19.00-22.00 WIB di Amphiteater Arjunawiwaha, Kelurahan Sisir, Kota Batu.
Kepala Disparta Kota Batu, Onny Ardianto, menegaskan bahwa kegiatan tersebut bukan sekadar hiburan, melainkan sarana strategis untuk menjaga dan mengenalkan budaya kepada generasi muda.

“Gebyak Kenduri Seni Kupat Lepet Syawal menjadi momentum untuk merayakan kekayaan tradisi Nusantara dalam satu panggung yang sarat makna. Kami ingin masyarakat tidak hanya terhibur, tetapi juga memahami nilai-nilai luhur di dalamnya,” ujarnya, Jumat (3/4).

Onny menjelaskan, tradisi kupat dan lepet memiliki filosofi mendalam dalam budaya Jawa. Kupat dimaknai sebagai simbol permohonan maaf, sedangkan lepet mencerminkan eratnya hubungan persaudaraan. “Melalui tradisi kenduri kupat lepet, kami ingin memperkuat kebersamaan dan harmoni sosial di tengah masyarakat,” katanya.

Ia juga menekankan bahwa kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kota Batu dalam memperkuat identitas daerah sebagai destinasi wisata budaya di Jawa Timur. “Ini bukan sekadar pertunjukan, tetapi juga menjadi ruang kolaborasi dan apresiasi bagi seniman lokal untuk terus berkarya,” tegasnya.

Onny berharap kegiatan ini mampu memberikan dampak positif terhadap sektor ekonomi kreatif, khususnya bagi pelaku seni dan komunitas budaya di Kota Batu. “Melalui kegiatan ini, kami ingin menumbuhkan rasa bangga masyarakat terhadap budaya lokal sekaligus menggerakkan ekonomi kreatif,” tambahnya.

Selain menghadirkan berbagai pertunjukan seni tradisional, seperti jaran kepang dari sejumlah paguyuban di Kota Batu, dalam acara tersebut juga akan dilakukan penyerahan piagam Warisan Budaya Tak Benda (WBTB) untuk kesenian Sandu. “Pengakuan ini menjadi langkah penting agar seni tradisional tetap eksis di tengah perkembangan zaman,” ungkapnya.

Onny mengajak masyarakat untuk memanfaatkan momentum ini sebagai ajang menikmati kekayaan budaya bersama keluarga dan sahabat. “Kami mengajak masyarakat untuk hadir bersama keluarga dan sahabat, menikmati suasana penuh budaya dan kearifan lokal dalam Gebyak Kenduri Seni Kupat Lepet Syawal,” tandasnya. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: P. Priyono
Editor: Hairul Faisal


No More Posts Available.

No more pages to load.