Gelar Kompetisi Esai, Kadin Jatim Dorong Mahasiswa Lahirkan Inovasi Industri Berbasis Digital

oleh -82 Dilihat
Lomba esai kadin jatim
Mahasiswa lintas kampus ditantang menelurkan ide segar dan inovasi konkret yang siap diterapkan langsung di panggung industri.

KabarBaik.co, Surabaya – Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Jawa Timur bersama para mahasiswa magang sukses menggelar Essay Competition yang dirangkaikan dengan talkshow di Graha Kadin Jatim, Surabaya.

Lewat ruang kolaborasi ini, mahasiswa lintas kampus ditantang menelurkan ide segar dan inovasi konkret yang siap diterapkan langsung di panggung industri.

Dosen Hubungan Internasional UPN Veteran Jawa Timur, Megahnanda Alidyan Kresnawati, mengapresiasi konsep kompetisi ini. Menurutnya, ajang ini berbeda dari lomba kepenulisan biasa karena berkomitmen mendorong implementasi ide ke dunia nyata, bukan sekadar berakhir di atas kertas.

“Kesadaran menulis esai untuk inovasi industri itu masih jarang. Biasanya esai lebih bersifat umum dan pesertanya cenderung dari satu institusi saja,” ujar Megahnanda, Jumat (22/5).

Ia menambahkan, tantangan terbesar dari lomba esai selama ini adalah keberlanjutan gagasan pascakompetisi. Sering kali, ide bagus milik mahasiswa mandek karena sulitnya mencari investor. Di sinilah peran Kadin Jatim menjadi krusial dalam menjembatani mahasiswa dengan dunia usaha.

“Biasanya esai hanya berhenti setelah pengumuman juara satu atau dua. Implementasi dan cara menarik investor itu yang agak susah. Namun, dengan dukungan Kadin, peluang teman-teman untuk mewujudkan idenya menjadi jauh lebih besar,” imbuhnya.

Senada dengan hal itu, Komisi Tetap Bidang Industri Kreatif Kadin Jatim, Reno Bahelwan Miazaki, mengungkapkan bahwa kompetisi ini memantik antusiasme tinggi. Tercatat ada 106 peserta dari belasan perguruan tinggi yang tersebar di berbagai daerah di Jawa Timur.

“Pesertanya mencapai 106 orang dari lebih 10 universitas se-Jawa Timur. Ada yang dari Jember hingga Mojokerto, jadi tidak didominasi Surabaya saja. Potensi dari daerah mulai bermunculan dan hasilnya sangat mengejutkan, bagus sekali,” puji Reno.

Proses penjurian bergulir dalam dua tahap, dimulai dari seleksi berkas tulisan hingga presentasi ide di hadapan dewan juri. Reno menilai para finalis menunjukkan kualitas yang matang dan luar biasa untuk ukuran mahasiswa.

“Pemenang tidak hanya piawai menulis sesuai kaidah ilmiah dan inovatif, tetapi karyanya juga punya peluang implementasi yang tinggi. Kemampuan presentasi dan rasa percaya diri mereka luar biasa,” kata Reno.

Beberapa peserta bahkan sudah selangkah lebih maju dengan merancang potensi kerja sama dengan perusahaan luar agar ide mereka segera terealisasi.

Di sisi lain, Direktur Utama Ijadgrup Holding, Mochammad Ali Arsyad, memandang perhelatan ini sebagai potret nyata sinergi pentahelix—kolaborasi yang melibatkan dunia usaha, akademisi, media, komunitas, dan pemerintah.

Ali kemudian membandingkan atmosfer kolaborasi di Indonesia dengan Hong Kong yang baru saja ia kunjungi. Di sana, berbagai sektor rutin duduk bersama untuk berdiskusi menembus sekat-sekat sektoral.

“Di Hong Kong, dunia akademisi, media, pemerintah, dan industri sangat sering duduk bareng. Sementara di Indonesia, ego sektoralnya masih terasa, masih jalan sendiri-sendiri. Acara seperti ini harus lebih sering diperbanyak,” cetus Ali.

Ketua Umum Kadin Jatim, Adik Dwi Putranto, menegaskan bahwa keberhasilan acara ini merupakan buah manis dari komunikasi dan kerja keras antar-mahasiswa lintas kampus yang menjadi panitia.

“Suksesnya kepanitiaan ini adalah hasil nyata dari ilmu komunikasi. Tanpa komunikasi yang baik, mustahil acara ini bisa berjalan sehalus sekarang,” tutur Adik.

Bagi Adik, modal utama yang harus dimiliki mahasiswa saat ini untuk terjun ke dunia kerja maupun wirausaha adalah keberanian. Dunia kampus yang cenderung mengedepankan kompetisi nilai individu sangat berbeda dengan dunia industri yang menuntut kerja tim.

“Yang paling penting itu keberanian. Komunikasi pertama bermula dari keberanian bicara dan keberanian mencoba. Di kampus, kompetisinya individual untuk lulus dengan nilai baik. Begitu lulus, Anda harus bisa bekerja sama dan berkolaborasi dalam tim,” jelasnya.

Adik menegaskan bahwa pintu Kadin Jatim selalu terbuka lebar bagi mahasiswa yang ingin belajar, berkonsultasi, dan mengasah kesiapan mereka sebelum memasuki dunia industri yang sesungguhnya.

“Kami di Kadin sangat terbuka. Siapa pun kita terima dengan hangat. Kalau mau tahu atau belajar bareng soal industri, datang saja ke Kadin,” pungkas Adik.

Daftar Pemenang Essay Competition Kadin Jatim:

• Juara 1: Kelompok Bridge Vc (Universitas Airlangga)
◦ Judul Esai: Jembatan Kepercayaan Berbasis AI yang Dirancang untuk Mendukung Startup Indonesia, Mengubah Cara Komunikasi Bisnis dan Meningkatkan Akses UMKM Terhadap Modal di Indonesia.

• Juara 2: Kelompok Invest Jatim (UPN Veteran Jawa Timur)
◦ Judul Esai: Platform untuk UMKM.

• Juara 3: Kelompok Story Scale (Universitas Airlangga)
◦ Judul Esai: Penguatan Investor Trust dan Skalabilitas UMKM Melalui Strategic Business Communication Berbasis AI Digital Storytelling.

• Harapan 1: Kelompok Digital Bridge (Universitas Mayjend Sungkono)
◦ Judul Esai: Menjembatani Kepercayaan, Mengakselerasi Pertumbuhan UMKM Jawa Timur.

• Harapan 2: Kelompok AI-Trust Guard System (Universitas Jember)
◦ Judul Esai: Integrasi Crisis Communication dan Founder Credibility untuk Mengamankan Kepercayaan Investor di Era Disrupsi.

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Dani
Editor: Gagah Saputra


No More Posts Available.

No more pages to load.