KabarBaik.co, Pasuruan – Semangat menebarkan informasi positif terus digencarkan oleh media online KabarBaik.co melalui program 1.000 Kabar Baik untuk Indonesia dalam menyambut HUT Ke-3 KabarBaik.co di lingkungan sekolah-sekolah dan generasi muda.
Salah satu kegiatan sosialisasi dan lomba 1.000 Kabar Baik dilakukan di SMKN 1 Bangil, Kabupaten Pasuruan bersama puluhan siswa-siswi jurusan Produksi dan Siaran Program Televisi (Broadcasting) kelas X.
Sosialisasi yang dilakukan oleh Zia Ulhaq, jurnalis KabarBaik.co wilayah Pasuruan-Probolinggo ini mendapat antusiasme tinggi dari seluruh siswa-siswi yang ada dalam belajar menulis sebuah berita.
Dalam kegiatan tersebut disampaikan tata cara menulis sebuah berita yang baik sesuai dengan kode etik jurnalistik di mana sebuah berita harus mengutamakan fakta dan turun ke lapangan.
“Kita semua belajar bagaimana menulis sebuah berita agar pembaca terus mengikuti karya kita, salah satunya fakta dan informasi di lapangan yang akurat,” jelas Om Paul, sapaan akrab Zia Ulhaq, Kamis (20/8).
Lebih lanjut dirinya menyampaikan, di lingkungan sekolah dan tempat tinggal sebenarnya banyak yang bisa dibuat berita. Tantangannya hanya bagaimana menggali sebuah informasi yang ada dan kemauan menuliskannya.
“Di lingkungan SMKN banyak sekali sumber berita, di sini banyak atlet berprestasi, juga karya-karya siswa lain,” jelasnya.
Tak hanya memberikan edukasi, KabarBaik.co juga menyediakan total hadiah Rp 12 juta bagi para pemenang lomba. Khusus peserta pelajar, panitia juga menyiapkan e-sertifikat sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi mereka.
Dian Salsabila, salah satu siswa jurusan Broadcasting sangat antusias dalam kegiatan tersebut. Bahkan, banyak hal yang ditanyakan dalam menulis sebuah berita yang benar dan baik, dan keinginan untuk ikut lomba sangat besar.
“Saya jadi ngerti bagaimana cara menulis berita, saya pasti ikut, soalnya menarik karya jurnalistik untuk dibaca masyarakat luas nantinya,” kata Dian.
Hal senada juga disampaikan Fitri. Meskipun dirinya belum menguasai ilmu jurnalistik namun akan memanfaatkan waktu beberapa hari untuk belajar dan akan menulis sebuah karya jurnalistik yang ada di lingkungan tempat tinggalnya.
“Saya akan belajar, masih ada waktu batasan pengiriman karya jurnalistik, di desa saya ada pelaku UMKM yang sangat inovatif,” bebernya.
Arief, salah satu guru kelas mengaku sangat berterima kasih kepada media KabarBaik.co atas sosialisasi yang disampaikan. Menurutnya, kegiatan ini menjadi tambahan ilmu siswa-siswi yang ada dalam mata pelajaran.
“Terimakasih KabarBaik.co, ini pelajaran yang tidak bisa dilupakan, langsung dari jurnalis, memberikan ilmunya menulis sebuah berita dan pengalaman,” tutup Arief.








