Gubernur Iqbal Tekankan Pemulihan Bukit Gundul Kunci Cegah Banjir Sekotong NTB

oleh -164 Dilihat
78329371 2e29 4619 b2dd 6cd305273973 scaled
Gubernur Lalu Muhamad Iqbal saat meninjau lokasi terdampak banjir Sekotong (istimewa)

KabarBaik.co – Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal menegaskan bahwa pemulihan lingkungan di kawasan hulu, khususnya perbukitan yang mengalami degradasi fungsi resapan air, menjadi kunci utama penanganan banjir secara berkelanjutan. Menurut Iqbal, tanpa perbaikan kondisi lingkungan di wilayah hulu, persoalan banjir akan terus berulang meski dilakukan berbagai upaya teknis di wilayah hilir.

“Nah jangka menengah nanti mau nggak mau kita harus memperbaiki kondisi bukit-bukit yang sudah gundul-gundul ini. Nggak bisa nggak, kita harus. Mau kita kerjain kayak apapun akan balik lagi situasinya seperti ini karena sedimentasi ini terjadi karena sudah nggak ada lagi penahan di bukit-bukit kita,” ujar Iqbal, Rabu (14/1).

Pernyataan tersebut disampaikan Iqbal saat meninjau langsung lokasi terdampak banjir di Desa Buwun Mas, Sekotong, Lombok Barat. Dalam kunjungan itu, Iqbal bersama Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini memetakan langkah penanganan banjir dalam tiga tahapan, yakni jangka pendek, jangka menengah, dan jangka panjang.

“Tadi sama Pak Bupati Lombok Barat kita turun langsung. Intinya kita memetakan ada kebutuhan jangka pendek, kebutuhan jangka menengah, kebutuhan jangka panjang,” ujar kata Iqbal di sela peninjauan.

Untuk penanganan jangka pendek, Iqbal memastikan kebutuhan dasar warga terdampak banjir telah terpenuhi melalui kolaborasi antara Pemprov NTB, Pemkab Lombok Barat, dan Baznas. Selain itu, fokus penanganan juga diarahkan pada pembersihan drainase dan normalisasi aliran air, mengingat curah hujan masih relatif tinggi.

“Selimut, kebutuhan dasar, sembako dan sebagainya sudah didrop. Ini sudah kita identifikasi tadi kebutuhannya. Dan kebutuhan jangka pendeknya juga adalah membersihkan drainase. Jadi kita sudah sepakat tadi sama Pemerintah Lombok Barat, semua peralatan kita datangkan, termasuk ekskavator kecil dari Provinsi,” jelasnya.

Iqbal juga menginstruksikan Balai Wilayah Sungai (BWS) untuk segera menurunkan alat berat guna mengeruk sedimentasi sungai yang menjadi penyebab utama luapan air ke permukiman warga.

“Tadi BWS sudah kita panggil. BWS nanti akan turunkan ekskavator untuk mengambil sedimentasi ini, dimasukkan ke karung dan dijadikan tanggul sementara. Karena problem utamanya ada di sungai dan drainase,” tambahnya.

Selain langkah teknis, Iqbal turut memberikan peringatan kepada perangkat desa agar lebih berhati-hati dan selektif dalam mengeluarkan rekomendasi administrasi pertanahan yang berpotensi merusak lingkungan.

“Saya sudah bilang sama Pak Kades, jangan lagi mengeluarkan rekom-rekom sembarangan. Harus dicek betul dampaknya terhadap lingkungan. Jangan asal mengeluarkan rekomendasi, karena dulu banyak rekom yang kemudian menjadi dasar penerbitan sertifikat-sertifikat,” tegas Gubernur.

Dengan penanganan terintegrasi dari hulu hingga hilir, Iqbal berharap kejadian banjir serupa tidak kembali terulang dan keselamatan serta kenyamanan masyarakat dapat terjamin. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Arief Rahman
Editor: Imam Wahyudiyanta


No More Posts Available.

No more pages to load.