Gubernur Iqbal Tetapkan Direksi Baru PT GNE, Yuyud Fokus Benahi Tata Kelola dan Bisnis untuk Masyarakat

oleh -68 Dilihat
Yuyud Indrayudi (tengah), didampingi Direktur Keuangan, Sulman (kiri) dan Direktur Operasional Suhaimi (kanan) usai ditetapkan melalui RUPS oleh Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal.
Yuyud Indrayudi (tengah), didampingi Direktur Keuangan, Sulman (kiri) dan Direktur Operasional Suhaimi (kanan) usai ditetapkan melalui RUPS oleh Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal.

KabarBaik.co, Mataram – Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal resmi menetapkan jajaran direksi baru PT Gerbang NTB Emas (GNE) melalui Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) di Kantor Gubernur NTB, Selasa (28/4).

Tiga nama ditunjuk adalah Yuyud Indrayudi sebagai Direktur Utama, didampingi Sulman sebagai Direktur Keuangan dan Suhaimi sebagai Direktur Operasional.

Usai penetapan, Yuyud menegaskan langkah awal direksi adalah membenahi internal perusahaan. Fokus utama diarahkan pada perbaikan tata kelola dan peningkatan kinerja.

“Kami diminta memperbaiki tata kelola dan meningkatkan kinerja. Tahap awal ini fokus pada konsolidasi internal dan melihat proses bisnis yang berjalan,” Yuyud.

Ia memastikan, seluruh kebijakan akan mengacu pada prinsip good governance dan kepatuhan terhadap regulasi. “Dari sisi operasional, keuangan, dan tata kelola harus kita perkuat. Semua harus sesuai aturan,” tegasnya.

Yuyud juga menegaskan direksi akan bekerja mengikuti arahan gubernur NTB, dengan fokus pada bisnis yang memberi manfaat langsung bagi masyarakat.

“Sudah jelas arah dari Pak gubernur untuk fokus bisnis untuk masyarakat,” katanya.

Ke depan, PT GNE diarahkan memperkuat sektor material konstruksi yang dinilai memiliki peluang besar. Namun, manajemen masih akan meninjau ulang model bisnis sebelum menentukan langkah ekspansi.

“Kita lihat dulu kondisi yang ada, termasuk potensi dan peluangnya,” ujarnya.

Terkait isu yang berkembang, Yuyud menepis adanya keterlibatan tim sukses dalam jajaran direksi. Ia menegaskan ketiganya merupakan profesional.

“Setahu saya, kami bertiga bukan tim sukses. Kami profesional,” katanya.

Ia juga menolak mengomentari beban perusahaan yang disebut mencapai Rp 32 miliar. Menurutnya, hal tersebut akan dibahas lebih lanjut secara internal.

“Kami akan melakukan pembahasan lebih lanjut di manajemen terkait posisi bisnis GNE ke depan, termasuk sistem keuangannya,” tutup Yuyud.(*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Arief Rahman
Editor: Andika DP


No More Posts Available.

No more pages to load.