KabarBaik.co, Blitar — Operasional layanan perpustakaan keliling di Kota Blitar dipastikan tetap berjalan meski isu kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) sempat mencuat. Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Disperpusip) menyebut alokasi anggaran masih mencukupi.
Kabid Perpustakaan Disperpusip Kota Blitar Pandusarasti, mengatakan saat ini terdapat empat armada yang digunakan untuk layanan keliling, terdiri dari tiga mobil dan satu motor.
“Untuk operasional sampai saat ini masih aman. Kami berharap ke depan anggaran BBM tetap stabil agar layanan bisa terus berjalan optimal,” ujarnya, Selasa (28/4).
Dalam satu tahun, kebutuhan anggaran BBM untuk empat armada tersebut diperkirakan sekitar Rp 13 juta. Anggaran tersebut digunakan untuk mendukung layanan ke berbagai sekolah dan titik layanan masyarakat.
Selain mobil perpustakaan, Disperpusip juga memanfaatkan motor perpustakaan keliling yang diterima pada 2025. Armada ini digunakan untuk menjangkau wilayah yang tidak bisa dilalui kendaraan roda empat.
“Motor ini membantu kami menjangkau sekolah-sekolah dengan akses terbatas,” jelasnya.
Layanan perpustakaan keliling sendiri menyasar berbagai jenjang, mulai dari TK, SD, hingga SMP. Sementara pada kegiatan car free day (CFD), layanan yang diberikan bersifat campuran, baik untuk anak-anak maupun masyarakat umum.
Di sisi lain, Disperpusip juga mengusulkan penambahan koleksi buku pada tahun ini. Penambahan tidak hanya difokuskan untuk pelajar, tetapi juga untuk mendukung kebutuhan mahasiswa.
“Kami berharap ada tambahan koleksi, termasuk buku pengayaan untuk mahasiswa yang sedang menyusun tugas akhir,” katanya.(*)






