kabarbaik.co – Gubernur Jawa Tinur Khofifah Indar Parawansa meresmikan Pintu Air Kuro di Desa Kuro, Lamongan, Senin (22/1/2024).
Pintu air ini telah dilakukan perbaikan senilai Rp 34 miliar. Proyek rehabilitasi ini, yang merupakan peninggalan Belanda, kini diserahkan kepada Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Bengawan Solo.
Selain itu, Gubernur Khofifah juga meresmikan rumah pompa dan memberikan bantuan pompa air berkapasitas 10.000 liter/detik sebagai upaya pencegahan banjir.
Langkah ini diambil setelah rapat dadakan pada Februari 2023, ketika Gubernur Khofifah merespons keresahan Pemkab Lamongan terkait penanggulangan banjir.
“Pintu air ini ada sejak zaman Belanda dan ternyata kata Pak Bupati (rusak, red) bocor. Kemudian mencoba mencari solusi dan hasilnya disepakati merehabilitasi pintu air kuro ini,” ujarnya, Senin (22/1/2023).
Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi, optimis bahwa peresmian pintu air dan rumah pompa ini akan signifikan dalam penanggulangan banjir tahunan di daerah tersebut.
Pak Yes, sapaannya, menekankan bahwa dengan perbaikan pintu air dan peningkatan kapasitas pompa banjir, Lamongan dapat mengatasi masalah tersebut.
“Logikanya sederhana saja kalau kemarin 1.500 liter/detik dengan pintu yang bocor pastikan air yang dibuang balik lagi, sekarang kapasitas ditambah 10.000/detik dan tidak bocor lagi, semoga permasalahan banjir bisa teratasi,” tandasnya.(kb04)







