Gubernur NTB: Guru Kunci Kemajuan Daerah, Kolaborasi Jadi Strategi Utama Penguatan Pendidikan

oleh -150 Dilihat
Gubernur NTB Lalu Muhammad Iqbal.
Gubernur NTB Lalu Muhammad Iqbal.

KabarBaik.co, Mataram – Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Lalu Muhamad Iqbal, menegaskan bahwa pendidikan merupakan fondasi utama dalam mendorong kemajuan daerah, dengan peran guru sebagai ujung tombak yang tidak tergantikan.

“Pendidikan adalah kunci kemajuan daerah. Guru adalah ujung tombak yang bekerja dengan ketulusan luar biasa, bahkan melampaui kewajibannya,” tegasnyaz

Pernyataan tersebut disampaikan dalam kegiatan Charity Night 2026 yang digelar Pemerintah Provinsi NTB bersama Indonesian Overseas Alumni sebagai langkah konkret memperkuat kapasitas guru melalui kolaborasi lintas sektor.

Kegiatan yang berlangsung di Auditorium Raodah Bank NTB Syariah, Senin (6/4) malam, yang mempertemukan unsur pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat dalam satu gerakan bersama untuk membangun sistem pendidikan yang berkelanjutan dan inklusif.

Program yang diusung dalam kegiatan ini fokus pada peningkatan kapasitas guru di Pulau Lombok melalui kemitraan strategis antara Pemprov NTB, IOA, dan sektor swasta.

Tahap awal implementasi akan difokuskan di Kabupaten Lombok Tengah dan Lombok Utara, dengan pendekatan peningkatan kompetensi, pendampingan, serta penguatan ekosistem pembelajaran.

Selanjutnya, program akan diperluas secara bertahap ke seluruh kabupaten/kota di NTB dalam kurun waktu lima tahun ke depan.
Gubernur menekankan bahwa penguatan kapasitas guru menjadi prioritas utama pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia.

“Karena itu, penguatan kapasitas guru menjadi prioritas utama kami di NTB,” ujarnya.

Ia juga menegaskan bahwa keberhasilan program tidak dapat dicapai tanpa keterlibatan seluruh pemangku kepentingan.

“Melalui malam amal ini, kami mengajak semua elemen untuk terlibat. Pemerintah tidak bisa berjalan sendiri. Kolaborasi adalah kunci untuk menghadirkan pendidikan yang merata dan berkualitas,” tegasnya.

Sebagai bentuk komitmen nyata, Gubernur NTB turut memberikan kontribusi pribadi sebesar Rp. 25 juta untuk mendukung keberlanjutan program tersebut.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa inisiatif ini merupakan investasi jangka panjang dalam pembangunan manusia, bukan sekadar kegiatan seremonial.

“Apa yang kita lakukan hari ini bukan sekadar kegiatan amal, tetapi investasi masa depan. Program ini akan berjalan secara sistematis dan berkelanjutan dalam lima tahun ke depan,” jelasnya.

Melalui Charity Night 2026, Pemerintah Provinsi NTB juga membuka ruang partisipasi seluas-luasnya bagi dunia usaha, komunitas, dan masyarakat untuk ikut berkontribusi dalam memperkuat ekosistem pendidikan di daerah.

“Kami membuka diri bagi siapa pun yang ingin terlibat. Semakin besar kolaborasi yang terbangun, semakin luas dampak yang bisa kita hadirkan bagi pendidikan NTB,” tambahnya.(*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Arief Rahman
Editor: Andika DP


No More Posts Available.

No more pages to load.