KabarBaik.co, Banyuwangi – Penumpamg yang menyeberang dari Pelabuhan Ketapang menuju Pelabuhan Gilimanuk didominasi wisatawan pada H-3 lebaran Rabu (18/3). Kepadatan didominasi kendaraan bus dan mobil pribadi yang mengangkut wisatawan menuju Bali.
Salah satu wisatawan asal Malang, Alex, mengaku memilih berlibur ke Bali meskipun akan ada Nyepi. Ia beralasan berlibur ke Pulau Dewata karena destinasi di Pulau Jawa diperkirakan sudah padat.
“Memilih liburan di Bali, karena Jawa ramai. Jogja infonya juga ramai, jadi pilih ke Bali. Mungkin seminggu saya akan liburan di sana,” ujarnya, Rabu (18/3).
Ia tak menyangka akan terjebak antrean cukup lama. Ia tiba sejak pukul 07.30 WIB, tiga jam mengantre ia bahkan belum bisa masuk ke kapal.
“Gak menyangka akan terjebak macet kayak gini,” ujarnya.
Sementara itu, penumpang lain, Yuda, memilih pulang ke kampung halamannya di Singaraja, Bali, untuk merayakan Hari Raya Nyepi. Ia bekerja di Banyuwangi.
“Paling tiga harian di rumah. Karena ada tugas layanan setelah salat ied balik lagi ke Banyuwangi,” katanya.
Berdasarkan data Posko Ketapang selama 24 jam (periode 17 Maret 2026 pukul 00.00 hingga pukul 23.59 WIB) atau H-4, tercatat jumlah trip di Pelabuhan Ketapang sebanyak 257 trip.
Adapun realisasi total penumpang yang menyeberang dari Jawa ke Bali pada H-4 mencapai 17.649 orang atau turun 8,8 persen dibandingkan realisasi periode yang sama tahun lalu sebanyak 19.362 orang.
Tercatat realisasi kendaraan roda dua yang telah menyeberang pada H-4 mencapai 499 unit atau naik 7,3 persen dibandingkan realisasi tahun lalu mencapai 465 unit. Kendaraan roda empat mencapai 1.735 unit atau turun 8,9 persen dibandingkan realisasi periode yang sama tahun lalu sebanyak 1.904 unit.
Kemudian, total truk yang menyeberang mencapai 533 unit atau naik 0,6 persen dibandingkan realisasi periode yang sama tahun lalu sebanyak 530 unit. Sedangkan, total bus yang menyeberang mencapai 374 unit atau turun 13 persen dibandingkan realisasi periode yang sama tahun lalu sebanyak 430 unit.
Total seluruh kendaraan tercatat 3.141 unit yang telah menyeberang dari Jawa ke Bali pada H-4 atau turun 5,6 persen dibandingkan realisasi periode dengan tahun lalu sebanyak 3.329 unit.
Sedangkan total penumpang yang menyeberang dari Jawa ke Bali dari Pelabuhan Ketapang mulai dari H-10 sampai H-4 tercatat 166.322 orang atau naik 1,8 persen dibandingkan realisasi periode sama tahun lalu sebanyak 163.364 orang. Dan untuk total kendaraan yang telah menyeberang tercatat 32.721 unit atau naik 3 persen dibandingkan realisasi periode sama tahun lalu sebanyak 31.775 unit.
Sebaliknya data Posko Gilimanuk selama 24 jam (periode 17 Maret 2026 pukul 00.00 hingga pukul 23.59 WIB) atau H-4 tercatat jumlah trip di Pelabuhan Gilimanuk sebanyak 243 trip.
Adapun realisasi total penumpang yang menyeberang dari Bali ke Jawa melalui Pelabuhan Gilimanuk pada H-4 mencapai 74.263 orang atau turun 1,4 persen dibandingkan realisasi periode yang sama tahun lalu sebanyak 75.305 orang.
Tercatat realisasi kendaraan roda dua yang telah menyeberang pada H-4 mencapai 16.909 unit atau naik 7,2 persen dibandingkan realisasi tahun lalu yaitu 15.766 unit. Kendaraan roda empat mencapai 6.016 unit atau turun 11,2 persen dibandingkan realisasi periode yang sama tahun lalu sebanyak 6.776 unit.
Kemudian, total truk yang menyeberang mencapai 1.586 unit atau naik 0,8 persen dibandingkan realisasi periode yang sama tahun lalu sebanyak 1.574 unit. Sedangkan, total bus yang menyeberang mencapai 594 unit atau turun 1 persen dibandingkan realisasi periode yang sama tahun lalu sebanyak 600 unit.
Total seluruh kendaraan tercatat 25.105 unit yang telah menyeberang dari Bali ke Jawa dari Pelabuhan Gilimanuk pada H-4 atau naik 1,6 persen dibandingkan realisasi periode dengan tahun lalu sebanyak 24.716 unit.
Sedangkan total penumpang yang menyeberang dari Bali ke Jawa dari Pelabuhan Gilimanuk mulai dari H-10 sampai H-4 tercatat 383.398 orang atau naik 0,3 persen dibandingkan realisasi periode sama tahun lalu sebanyak 382.144 orang. Dan untuk total kendaraan yang telah menyeberang tercatat 122.892 unit atau naik 2,6 persen dibandingkan realisasi periode sama tahun lalu sebanyak 119.796 unit.






