Haji 2026: Pakistan Mulai Penerbangan 18 April, Tanpa Biaya Tambahan

oleh -257 Dilihat
IMG 20260406 134718

KabarBaik.co, Islamabad – Menteri Federal Urusan Agama Pakistan, Sardar Muhammad Yousuf, mengumumkan bahwa semua persiapan Haji 2026 telah selesai. Pemerintah menjamin tidak ada biaya tambahan bagi para jamaah.

Pakistan akan memberangkatkan total 180.000 jamaah tahun ini, terdiri atas 120.000 jamaah melalui skema pemerintah, dan 60.000 jamaah melalui kuota swasta. Penerbangan Haji akan dimulai pada 18 April 2026.

Dalam wawancara dengan PTV News di Riyadh, Menteri Sardar Muhammad Yousuf menyatakan bahwa semua pengaturan dilakukan secara efisien dan terorganisir agar perjalanan ibadah haji berjalan lancar, aman, dan nyaman.

Salah satu peningkatan tahun ini adalah penambahan rute baru dari Lahore ke Arab Saudi. Rute ini bertujuan memudahkan jamaah dari wilayah Punjab dan sekitarnya. Sementara penerbangan dari kota-kota lain akan tetap berjalan sesuai jadwal yang sudah ada.

Menteri menekankan bahwa semua aspek — mulai dari penerbangan, akomodasi, hingga transportasi — dikelola dengan baik dan teladan. Kementerian Urusan Agama juga terus berkoordinasi dengan operator swasta untuk mengatur layanan akomodasi, katering, dan transportasi.

“Setiap upaya dilakukan untuk memberikan pengaturan berkualitas tinggi, dan kami ingin menjadikan Haji tahun ini sebagai contoh terbaik dalam pengelolaan dan fasilitas,” ujarnya.

Ia juga mengapresiasi kerja sama yang baik antara Pakistan dan Arab Saudi, serta dukungan yang diberikan oleh pemerintah Arab Saudi kepada jamaah Pakistan.
Menjawab pertanyaan, menteri menyebut bahwa sebelumnya rute utama adalah Karachi–Islamabad, dan kini ditambah rute Lahore agar semakin banyak jamaah yang lebih mudah berangkat.

Sebagai tambahan informasi, Pakistan merupakan negara dengan kuota Haji terbesar kedua di dunia setelah Indonesia. Indonesia sebagai negara dengan penduduk Muslim terbesar mendapat jatah terbesar yaitu 221.000 jamaah.

Disusul Pakistan dengan 180.000 jamaah, yang mencerminkan populasi Muslimnya yang sangat besar. Posisi ketiga ditempati India dengan 175.025 jamaah, diikuti Bangladesh sebanyak 127.198 jamaah, dan Nigeria di posisi kelima dengan 95.000 jamaah. Kuota-kuota ini ditetapkan oleh pemerintah Arab Saudi berdasarkan proporsi penduduk Muslim di setiap negara. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Editor: Supardi Hardy


No More Posts Available.

No more pages to load.