KabarBaik.co – Keriput di wajah dan langkah yang kian pelan tak menghalangi Sutikno, lansia berusia 81 tahun asal Desa Pranti, Sedati, Sidoarjo, untuk terus mencari rongsokan demi bertahan hidup. Setiap hari, ia berkeliling dari satu tempat ke tempat lain demi mencukupi kebutuhan hidup keluarganya.
Di tengah keterbatasan ekonomi, Sutikno masih menyimpan rasa syukur karena memiliki rumah sendiri. Namun, rumah yang ditempatinya bersama istri, anak, menantu, serta tiga cucunya itu jauh dari kata layak huni. Atap rumah masih berbahan kayu bambu dan kondisi bangunan kerap tergenang air saat hujan turun.
Keinginan untuk tinggal di rumah yang nyaman selama ini hanya menjadi angan bagi Sutikno. Harapan itu mulai terwujud saat Bupati Sidoarjo Subandi mendatangi langsung kediamannya pada Rabu (24/12). Dalam kunjungan tersebut, Bupati membawa kabar gembira bahwa rumah Sutikno akan segera direnovasi.
“Kondisi rumah ini betul-betul tidak layak huni. Atapnya masih kayu pring dan sering kebanjiran. Mudah-mudahan segera diperbaiki agar bapak ini bisa menempati rumah yang layak,” ujar Subandi.
Selain direnovasi, rumah Sutikno juga akan dilakukan peninggian. Pasalnya, lokasi rumah tersebut kerap terendam banjir saat hujan turun, bahkan semakin parah ketika banjir rob datang. Bupati Subandi pun meminta Baznas Sidoarjo yang turut mendampingi agar segera merealisasikan perbaikan rumah tersebut.

“Kalau hujan rumah ini banjir. Kalau tidak segera diperbaiki, kasihan bapaknya yang sudah sepuh, kesehatannya bisa terganggu,” tegasnya.
Sutikno bersama istrinya mengaku gembira mendengar kabar rumahnya akan diperbaiki. Selama ini, rumah yang dihuni tujuh anggota keluarganya itu hampir selalu terendam air saat hujan, dengan ketinggian genangan mencapai lutut orang dewasa.
“Nek udan tok namung sak monten,” ucap Sutikno lirih sambil menunjuk bagian bawah lututnya.
Kepedulian Pemkab Sidoarjo tersebut menjadi harapan baru bagi Sutikno dan keluarganya untuk menjalani hari tua dengan lebih layak, aman, dan nyaman. (*)






