KabarBaik.co, Lamongan – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lamongan mengawali rangkaian puncak peringatan Hari Jadi Lamongan (HJL) ke-457 Tahun 2026 dengan ziarah leluhur dan tabur bunga di sejumlah makam tokoh penyebar sejarah dan peradaban Lamongan.
Tradisi tahunan tersebut digelar sebagai bentuk penghormatan kepada para pendahulu sekaligus pengingat akan nilai keteladanan dan amanah kepemimpinan.
Ziarah dilakukan di sejumlah makam sesepuh yang tersebar di Kecamatan Paciran, Karangbinangun, Deket, Sugio, Turi, Maduran, Lamongan, Mantup, hingga Glagah.
Rangkaian kemudian dilanjutkan pada Senin (25/5) dengan ziarah ke makam Mbah Sabilan, Mbah Punuk, dan Mbah Lamong di Kelurahan Tumenggungan yang diikuti langsung Bupati Lamongan Yuhronur Efendi, Wakil Bupati Dirham Akbar Aksara, serta jajaran Forkopimda Lamongan.
Bupati Lamongan Yuhronur Efendi atau yang akrab disapa Pak Yes mengatakan, peringatan Hari Jadi Lamongan tidak lepas dari sejarah diwisudanya Tumenggung Surajaya atau Mbah Lamong oleh Sunan Giri IV sebagai Adipati Lamongan pertama.
Menurutnya, ziarah leluhur menjadi momentum refleksi agar masyarakat terus menjaga amanah dalam kehidupan, baik sebagai pemimpin daerah, keluarga, maupun diri sendiri.
“Kenapa harus kita peringati setiap tahunnya? tentu ini mengingatkan kepada kita semua bahwa kita semua diberikan amanah untuk memimpin di Kabupaten Lamongan, untuk memimpin masyarakat di sekitarnya, untuk memimpin keluarga-keluarganya, untuk memimpin diri sendiri. Artinya kita harus amanah terhadap apa yang dipimpinnya,” ucap Pak Yes.
Ia juga menegaskan bahwa peringatan Hari Jadi Lamongan menjadi pengingat penting agar masyarakat tetap menjaga jati diri dan budaya lokal di tengah derasnya perubahan sosial dan arus budaya luar akibat perkembangan teknologi informasi.
“Kita terus membuat jati diri kita agar tidak berubah karena perubahan sosial, karena arus budaya asing, dan arus budaya-budaya lainnya, sebagai akibat teknologi informasi yang semakin berkembang. Untuk itu terus kita kuatkan jati diri sebagai masyarakat Lamongan sebagai masyarakat Jawa dan juga sebagai masyarakat Indonesia yang kita cintai ini,” imbuhnya.
Pak Yes berharap momentum Hari Jadi Lamongan mampu memperkuat komitmen seluruh masyarakat untuk terus menjaga kesejukan, kedamaian, dan kesejahteraan daerah.
“Mudah-mudahan kita senantiasa dengan peringatan Hari Jadi ini. Kita terus berkomitmen siapapun kita punya tanggung jawab untuk menjadikan Lamongan ini semakin megilan, semakin jaya, dan selalu menjadikan kesejukan, kedamaian, kesejahteraan bagi seluruh warganya,” pungkasnya.(*)








