KabarBaik.co, Thailand- Kemenangan yang terasa getir membungkus perjuangan tim nasional Singapura di Stadion Nasional Rajamangala, Bangkok, pada leg kedua semifinal ASEAN Cup (Paila AFF) 2026, Selasa (18/8) malam. Meski sukses menumbangkan sang tuan rumah Thailand dengan skor 2-1, skuad The Lions harus meratapi nasib karena dipastikan gagal melangkah ke partai final akibat kalah agregat tipis 3-4.
Kekalahan 1-3 yang dialami Singapura pada leg pertama di Stadion Jalan Besar, menjadi rintangan yang terlalu berat untuk diputarbalikkan secara utuh. Berstatus sebagai tim tamu di hadapan pendukung lawan, Singapura justru memperagakan permainan yang sangat berani dan dominan sejak awal laga. Tim tamu berhasil mengejutkan publik tuan rumah berkat gol pembuka dari Harhys Stewart di penghujung babak pertama pada menit ke-45.
Memasuki babak kedua, Thailand sempat menyamakan kedudukan menjadi 1-1 melalui eksekusi penalti Kakana Khamyok pada menit ke-61 setelah pelanggaran di area terlarang dikonfirmasi lewat bantuan VAR.
Namun, semangat juang Singapura tak padam. Keunggulan kembali berpihak pada tim tamu pada menit ke-65 setelah tekanan bertubi-tubi menyebabkan bek veteran Thailand, Pansa Hemviboon, melakukan gol bunuh diri. Hingga peluit panjang dibunyikan, skor 2-1 tetap bertahan untuk kemenangan Singapura, yang sayangnya belum cukup untuk menyelamatkan nasib mereka.
Dominasi Singapura di atas lapangan hijau tergambar jelas dalam catatan statistik pertandingan. Skuad The Lions menguasai jalannya laga dengan penguasaan bola mencapai 61 persen, mengurung Thailand yang hanya memegang 39 persen penguasaan bola.
Kematangan alur serangan Singapura juga terlihat dari efisiensi umpan, di mana mereka mencatatkan akurasi umpan hingga 86 persen dari total 310 umpan sukses dari 362 percobaan. Sebaliknya, Thailand tampak kesulitan membangun ritme dengan hanya menyelesaikan 171 umpan dari 232 percobaan dengan tingkat akurasi 74 persen.
Dari segi agresivitas, Singapura melepaskan total 17 tembakan dengan 6 di antaranya mengarah tepat ke gawang Thailand, plus meraih 5 kesempatan sepak pojok. Sementara itu, Thailand tampil lebih pasif dalam memproduksi peluang dengan hanya melesakkan 10 tembakan dan 2 tembakan tepat sasaran serta mendapat 2 kali sepak pojok.
Kendati demikian, Thailand tampil jauh lebih efektif dalam kualitas peluang bersih. Thailand mengantongi angka ekspektasi gol (xG) sebesar 1,61 berkat penciptaan 3 peluang emas, sedangkan Singapura memiliki xG sebesar 0,86 dengan hanya 1 peluang emas. Laga yang berlangsung intens ini juga diwarnai ketegangan fisik, di mana wasit mengeluarkan 2 kartu kuning untuk pemain Singapura dan 1 kartu kuning bagi pemain Thailand
Dengan hasil tersebut, Thailand resmi mengamankan tempat di babak final ASEAN Cup 2026 dan kini tinggal menunggu pemenang dari laga semifinal lainnya yang mempertemukan Vietnam dan Malaysia.
Pada pertemuan leg pertama sebelumnya, Vietnam sukses mengamankan keunggulan signifikan usai menundukkan Malaysia di kandangnya dengan skor 2-0. Malaysia dipastikan harus berjuang ekstra keras pada leg kedua mendatang demi mengejar ketertinggalan dua gol jika ingin menantang Thailand di laga pamungkas. (*)







