Hasil Piala AFF 2026: Vietnam Bantai Indonesia 3-0, Kado Pahit di Momen Kongres Tahunan PSSI

oleh -951 Dilihat
JOHN HERDMAN NGAPLO
John Herdman, pelatih timnas Indonesia. (IST)

KabarBaik.co, Bogor — Langkah Timnas Indonesia di ajang ASEAN Cup (Piala AFF) 2026 membentur tembok tebal. Menjamu sang rival abadi, Vietnam, pada laga ketiga Grup A di Stadion Pakansari, Bogor, Senin (3/8) malam, Skuad Garuda dipaksa menyerah dengan skor telak 0-3. Hasil ini membuat posisi Indonesia dalam situasi kritis untuk memperebutkan tiket ke babak semifinal.

Kekalahan ini terasa kian menyakitkan karena terjadi di tengah sorotan publik nasional, bertepatan dengan momentum Kongres atau Rapat Tahunan PSSI yang dihadiri langsung oleh Presiden Prabowo Subianto.

Dalam ajang tahunan tersebut, target besar sempat diapungkan agar Indonesia mampu menembus panggung Piala Dunia pada tahun 2030. Namun, hasil negatif di Pakansari seolah menjadi kado pahit sekaligus pengingat realitas bahwa peta kekuatan sepak bola Asia Tenggara masih menuntut pembenahan mendasar.

Memasuki babak kedua dalam posisi tertinggal 0-2, pelatih Indonesia, John Herdman, mencoba merombak kedalaman skuad pada menit ke-65 guna meningkatkan intensitas serangan. Tiga pemain berkarakter ofensif, yakni Beckham Putra, Jens Raven, dan Victor Geypen, dimasukkan secara bersamaan untuk menggantikan Marc Klok, Ragnar Oratmangoen, serta Dony Tri Pamungkas.

Namun, alih-alih mampu memperkecil ketertinggalan, pertahanan Garuda justru semakin rentan dihantam transisi cepat lawan. Pada menit ke-71, Vietnam menegaskan dominasinya melalui gol ketiga.

Memanfaatkan umpan matang kedua dari Nguyễn Hoang Đuc pada malam itu, Nguyen Xuân Sơn melepaskan tembakan kaki kiri terukur dari tengah kotak penalti menuju sudut kanan bawah gawang yang gagal dijangkau Nadeo Argawinata. Skor berubah menjadi 3-0 dan bertahan hingga laga usai.

Berdasarkan analisis statistik keseluruhan pertandingan, Indonesia sebenarnya mendominasi penguasaan bola hingga 58 persen berbanding 42 persen milik Vietnam. Skuad Garuda juga tampil dominan dalam aliran bola dengan melepaskan 507 operan dan mencatatkan 442 operan sukses dengan tingkat akurasi 87 persen, sementara Vietnam hanya membukukan 369 operan dengan 303 operan akurat atau berakurasi 82 persen.

Sayangnya, dominasi bola tersebut tidak berbanding lurus dengan efektivitas di lapangan. Indonesia tampil steril dan hanya mampu melepaskan 9 total tembakan sepanjang laga, di mana hanya 2 tembakan yang mengarah tepat ke gawang. Garuda juga hanya mencatatkan nilai harapan gol atau Expected Goals sebesar 0,61 serta mengemas 2 peluang emas.

Sebaliknya, Vietnam bermain sangat mematikan dan pragmatis. Tim tamu melepaskan 10 total tembakan dengan 6 di antaranya mengarah tepat ke sasaran. Vietnam unggul jauh dari segi kualitas ancaman dengan mengumpulkan nilai Expected Goals sebesar 1,03 serta menciptakan 5 peluang emas sepanjang pertandingan.

Dalam hal kedisiplinan, Indonesia mengantongi 2 kartu kuning, sedangkan Vietnam tampil bersih tanpa kartu. Kedua tim mencatatkan hasil imbang pada raihan tendangan sudut, yakni masing-masing sebanyak 2 kali.

Hasil ini mengukuhkan posisi Vietnam di puncak klasemen sementara Grup A dengan koleksi 7 poin dari tiga pertandingan. Singapura menempel ketat di urutan kedua dengan poin yang sama yaitu 7 poin, sedangkan Indonesia tertahan di peringkat ketiga dengan raihan 6 poin.

Kondisi ini membuat persaingan kelolosan menjadi sangat ketat. Jika ingin menjaga asa lolos ke babak semifinal, Indonesia wajib meraih kemenangan pada laga pamungkas melawan Singapura yang akan digelar pada 7 Agustus mendatang demi mengamankan poin maksimal 9.

Sementara itu, Vietnam berada di atas angin lantaram pada partai terakhir hanya akan menghadapi Kamboja, yang memberikan sang juara bertahan kans besar untuk mendulang poin akhir maksimal 10 sekaligus mengunci predikat juara grup, sekaligus melangkah ke semifinal melawan runner-grup B. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini



No More Posts Available.

No more pages to load.