KabarBaik.co, Thailand — Sempat dihantam Filipina 13-25 pada set pertama, Timnas Voli Putri Indonesia menunjukkan mentalitas berbeda pada set kedua. Garuda Putri bangkit dalam pertarungan sengit dan berhasil merebut set kedua dengan skor 25-23, sehingga kedudukan sementara menjadi 1-1 pada laga terakhir Leg 2 SEA V Cup 2026, Minggu (9/8).
Filipina yang tampil percaya diri setelah kemenangan telak di set pertama kembali mencoba mengambil kendali sejak awal set kedua. Poin demi poin berlangsung ketat dan kedua tim silih berganti memimpin.
Filipina sempat unggul tipis 8-7. Blok-blok Indonesia yang digalang Chelsa Berliana dan kawan-kawan masih kesulitan meredam serangan cepat lawan. Sebaliknya, pertahanan di depan net milik Filipina cukup efektif menghentikan beberapa serangan Garuda Putri.
Filipina kemudian menjaga keunggulan pada kedudukan 11-10.
Serangan cepat yang dibangun Jia De Guzman dan kawan-kawan beberapa kali membuat pertahanan Indonesia kelimpungan. Filipina bahkan mampu memperlebar jarak menjadi 13-10.
Indonesia tidak tinggal diam.
Variasi serangan mulai dimainkan untuk menghindari blok Filipina. Sejumlah tip yang dilakukan pemain Indonesia masih mampu dibaca dan diantisipasi lawan. Sebaliknya, Indonesia beberapa kali terlambat membaca tipuan pemain Filipina.
Namun, perlahan Garuda Putri menemukan ritmenya. Indonesia mampu mengejar hingga 14-14.
Momentum kemudian berbalik. Kepercayaan diri para pemain Indonesia mulai meningkat. Tekanan yang sebelumnya terasa pada set pertama mulai berhasil dilepaskan.
Pada fase krusial, quick attack Chelsa Berliana menjadi salah satu senjata Indonesia. Sebuah serangan cepat dari pemain tersebut menghunjam keras ke area pertahanan Filipina dan membantu Indonesia mengamankan keunggulan 16-15.
Pertandingan semakin panas.
Filipina terus memberikan perlawanan dan kembali membuat skor imbang 17-17. Namun Indonesia mampu menjaga ketenangan pada poin-poin berikutnya.
Garuda Putri kemudian unggul 20-18.
Memasuki penghujung set, ketegangan semakin terasa. Filipina berusaha mengejar, tetapi Indonesia mampu mempertahankan keunggulan pada kedudukan 21-20.
Dukungan momentum membuat Indonesia semakin berani menekan. Keunggulan kembali melebar menjadi 23-20.
Filipina masih berusaha melakukan comeback, tetapi kali ini Indonesia tidak mengulangi kesalahan pada set pertama.
Garuda Putri akhirnya menutup set kedua dengan kemenangan 25-23.
Indonesia pun menyamakan kedudukan menjadi 1-1.
Kebangkitan ini menjadi respons penting setelah kekalahan telak 13-25 pada set pembuka. Sementara itu, Filipina yang sebelumnya tampil sangat dominan mulai kehilangan sebagian momentumnya.
Kemenangan atas Vietnam pada laga sebelumnya memang membuat kepercayaan diri Filipina di bawah asuhan Taka Minowa sedang tinggi. Namun, Indonesia membuktikan bahwa mereka mampu memberikan perlawanan ketika permainan mulai menemukan bentuknya.
Kini pertandingan kembali terbuka.
Set ketiga akan menjadi pertarungan penting untuk menentukan siapa yang mampu mengambil momentum dan berada satu langkah lebih dekat menuju kemenangan. (*)








