KabarBaik.co, Pontianak- Jakarta Bhayangkara Presisi gagal mempertahankan momentum kemenangan setelah Foolad Sirjan Iranian bangkit dan merebut set kedua final AVC Men’s Champions League 2026 dengan skor dramatis 24-26, Minggu (17/5) malam.
Dengan hasil tersebut, skor sementara final kini menjadi imbang 1-1 setelah sebelumnya Bhayangkara tampil dominan dan memenangkan set pertama dengan skor 25-18.
Atmosfer pertandingan di GOR Terpadu Ahmad Yani, Pontianak, terus memanas. Ribuan penonton yang memadati arena membuat tensi laga final semakin tinggi sejak awal pertandingan.
Pada set kedua, Foolad Sirjan tampil jauh lebih agresif dibanding set pembuka. Klub asal Iran itu mulai menemukan ritme permainan cepat mereka melalui quick attack mematikan yang beberapa kali sukses menembus pertahanan Bhayangkara.
Wakil Indonesia sempat berada dalam tekanan pada awal set, namun perlahan mampu bangkit melalui spike keras Noumory Keita dan performa impresif Farhan Halim.
Farhan tampil luar biasa sepanjang set kedua. Outside hitter andalan Indonesia itu beberapa kali mencetak poin penting lewat serangan tajam serta defense disiplin dalam reli-reli panjang.
Pertandingan berjalan sangat ketat karena kedua tim sama-sama berani mengambil risiko lewat servis keras. Beberapa kali servis error terjadi dari kedua kubu, namun ace demi ace juga sukses tercipta dan membuat suasana pertandingan semakin panas.
Momentum paling menegangkan terjadi ketika skor sempat imbang 20-20. Setelah itu, kedua tim saling bergantian meraih poin dalam duel yang berlangsung penuh tekanan dan sempat duece 24-24.
Bhanyangkara sebenarnya sempat membuka peluang untuk menutup set, tetapi Foolad menunjukkan mental kuat khas klub elite Iran. Aleksandar Nikolov dan rekan-rekannya tampil lebih tenang pada poin-poin akhir sebelum akhirnya mengamankan kemenangan set kedua dengan skor 24-26.
Hasil itu membuat final AVC 2026 semakin sengit. Bhayangkara dan Foolad kini sama-sama memiliki peluang besar untuk merebut gelar juara Asia.
Gemuruh ribuan penonton terus mengguncang arena dan menambah panas pertandingan menjelang dimulainya set ketiga. (*)







