Helikopter Muat 8 Orang Jatuh di Sekadau Kalbar

oleh -199 Dilihat
heli
Tim pencari menemukan benda yang diduga helikopter milik PT Matthew Air dengan nomor registrasi PK-CFX yang dikabarkan hilang kontak di daerah Sekadau (ANTARA/HO : Tim Pencari korban helikopter)

Kabarbaik.co, Sekadau – Helikopter berjenis Airbus H130 tipe H-130T2 jatuh di wilayah hutan Kabupaten Sekadau, Kalimantan Barat. Helikopter tersebut mengangkut delapan orang.

Delapan orang itu adalah Kapten Marindra W (Pilot), Harun Arasyd (Co-pilot), serta enam penumpang yakni Patrick K, Victor T, Charles L, Joko C, Fauzie O, dan Sugito.

Berdasarkan data kronologi, helikopter tersebut lepas landas dari helipad PT CMA di Desa Nanga Keruap, Kabupaten Melawi, pada pukul 07.34 WIB.

Helikopter kemudian dilaporkan hilang kontak pada pukul 08.39 WIB dalam penerbangan menuju helipad PT GAN di Desa Teluk Bakung, Sungai Ambawang, Kabupaten Kubu Raya.

Basarnas mencatat posisi terakhir helikopter dari signal darurat sebelum hilang kontak terdeteksi berada di sekitar wilayah Kecamatan Nanga Taman, Kabupaten Sekadau.

Tim SAR gabungan yang terdiri dari kru pesawat, personel Kopasgat, dan Kantor SAR Pontianak -Pos SAR Sintang, terus berupaya melakukan pencarian seoptimal mungkin.

“Upaya evakuasi dilakukan secara intensif dengan melibatkan seluruh potensi SAR yang ada, meski dihadapkan pada kondisi medan yang sulit dijangkau serta cuaca yang dapat berubah, terutama menjelang malam hari,” kata salah satu warga yang tergabung dalam tim pencari, Setfanus, melalui pesan WhatsApp, Kamis sore.

Dia mengatakan, masyarakat setempat turut berperan aktif dalam membantu pencarian dan bergerak menuju kawasan Bukit Puntak setelah menerima informasi dari warga terkait adanya suara ledakan.

“Tim berangkat ke lokasi setelah ada laporan warga yang mendengar suara ledakan di sekitar Bukit Puntak,” tuturnya.

Sebagai langkah antisipasi dalam proses evakuasi, tiga unit ambulans disiagakan di RT Hulu Peniti, Dusun Gandis, Desa Tapang Tingang guna mendukung penanganan korban apabila berhasil ditemukan.

Pencarian yang dilakukan hingga malam akhirnya dihentikan dan akan dilanjutkan besok karena kondisi medan dan keterbatasan jarak pandang di lokasi jatuhnya helikopter di Sekadau.

“Tim sudah berada di lokasi jatuhnya helikopter. Namun karena kondisi gelap dan medan yang terjal, evakuasi belum memungkinkan dilakukan malam ini,” kata Kabagops Polres Sekadau AKP Sugiyanto.

Dia mengatakan tim gabungan yang terdiri atas TNI, Basarnas, BPBD, Lantas Hutan (LTH), Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Sekadau, pemadam kebakaran, serta masyarakat setempat telah berhasil mencapai titik lokasi kejadian (TKP).

Sugiyanto menjelaskan, tim saat ini bermalam atau bivak di sekitar 50 meter dari titik lokasi jatuhnya helikopter di Kecamatan Nanga Taman, Kabupaten Sekadau, Kalimantan Barat sambil menunggu kondisi yang lebih memungkinkan pada pagi hari.

“Kami bivak terlebih dahulu di atas bukit. Besok pagi evakuasi akan dilakukan dengan menggunakan peralatan yang saat ini sudah mulai dikirim ke lokasi,” tuturnya. (ANTARA)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Editor: Imam Wahyudiyanta


No More Posts Available.

No more pages to load.