KabarBaik.co, Jombang – Kapolres Jombang AKBP Ardi Kurniawan menjenguk Heru Suprapto, 41, warga Desa Plosogeneng, Kecamatan/Kabupaten Jombang, yang menjadi korban dugaan pengeroyokan hingga mengalami pendarahan otak dan harus menjalani operasi kepala.
Heru masih menjalani perawatan di rumah sakit. Sudah sekitar sepekan ia mendapat perawatan setelah menjadi korban pengeroyokan pada Minggu (16/8) dini hari.
Kondisi Heru dilaporkan mulai membaik setelah menjalani operasi. Saat menjenguk, Ardi menyampaikan empati dan mendoakan agar korban segera diberikan kesembuhan.
“Semoga Allah SWT beri kesembuhan kepada beliau,” kata Ardi, Minggu (23/8).
Selain menjenguk korban, Ardi memastikan kasus dugaan pengeroyokan tersebut akan ditangani Polres Jombang sesuai prosedur hukum yang berlaku.
“Polres Jombang akan menindaklanjuti sesuai prosedur hukum,” tegasnya.
Ardi berharap proses hukum perkara tersebut dapat segera dituntaskan sehingga memberikan keadilan bagi Heru dan keluarga.
“Segala tindak pidana yang terjadi akan diproses secara hukum oleh Polres Jombang. Semoga Allah SWT beri kemudahan untuk segera bisa Polres ungkap kasusnya,” ujarnya.
Dia juga mengajak masyarakat ikut menjaga keamanan dan ketertiban di Kabupaten Jombang agar situasi tetap aman dan kondusif.
Sebelumnya, Heru Suprapto menjadi korban dugaan pengeroyokan saat berupaya melerai keributan yang melibatkan rombongan konvoi di wilayah Desa Plosogeneng.
Peristiwa tersebut terjadi pada Minggu (16/8) sekitar pukul 00.30 WIB. Akibat kejadian itu, Heru mengalami pendarahan di otak hingga harus menjalani operasi kepala.
Kini Heru masih menjalani perawatan di rumah sakit dan kondisinya berangsur membaik. (*)







