Hujan Deras Guyur Jombang, 7 Desa di 3 Kecamatan Sempat Terendam Banjir

oleh -173 Dilihat
WhatsApp Image 2025 12 05 at 11.09.39 AM
Penampakan kondisi banjir yang mulai surut di Jombang (istimewa)

KabarBaik.co – Hujan deras yang mengguyur Jombang pada Kamis (4/12) sempat membuat tujuh desa di tiga kecamatan di Jombang banjir. Meski sempat merendam permukiman warga, jalan desa, hingga area persawahan, banjir pada siang ini mulai berangsur surut.

Berdasarkan data BPBD Jombang, banjir terjadi di Desa Kademangan, Betek, dan Mancilan di Kecamatan Mojoagung; Desa Catakgayam (Dusun Gayam Utara) dan Desa Selorejo di Kecamatan Mojowarno; serta Desa Madiopuro dan Segodorejo di Kecamatan Sumobito.

Cuaca ekstrem mulai berlangsung sejak pukul 14.30 WIB, ketika hujan dengan intensitas sangat tinggi mengguyur sebagian besar wilayah Jombang. Debit sungai meningkat drastis hingga akhirnya meluap sekitar pukul 18.00 WIB dan menggenangi kawasan permukiman serta infrastruktur desa.

Ketinggian air bervariasi di tiap lokasi. Di Desa Kademangan air mencapai 10–40 cm, di Desa Madiopuro 30–50 cm, sementara di Desa Segodorejo 10–30 cm. Sejumlah desa lain juga terdampak dengan ketinggian genangan berbeda-beda.

Banjir di enam dari tujuh desa dilaporkan mulai surut. Hanya Desa Kademangan, Madiopuro, dan Segodorejo yang masih menyisakan genangan ringan, namun terus berangsur surut. Sementara Desa Betek, Mancilan, Selorejo, dan Gayam Utara sudah surut total. BPBD memastikan tidak ada kebutuhan mendesak dari warga terdampak.

Kepala Pelaksana BPBD Jombang, Wiku Birawa Felipe Diaz Quintas, mengatakan kondisi banjir saat ini terkendali dan terus ditangani petugas.

“Curah hujan yang sangat tinggi menyebabkan debit sungai meningkat cepat dan meluap ke permukiman. Namun sejak dini hari, air mulai surut dan sebagian besar wilayah sudah kembali normal. BPBD terus memantau perkembangan dan berkoordinasi dengan pemerintah desa untuk mengantisipasi banjir susulan,” ujarnya.

Wiku mengimbau warga tetap waspada karena potensi cuaca ekstrem masih mungkin terjadi.

“Kami meminta warga yang tinggal di sekitar aliran sungai agar memperhatikan kondisi lingkungan. Jika terjadi kenaikan muka air, segera laporkan kepada perangkat desa atau BPBD Jombang,” tegasnya. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Teguh Setiawan
Editor: Imam Wahyudiyanta


No More Posts Available.

No more pages to load.