Hujan Masih Guyur Banyuwangi di Puncak Musim Kemarau, Gelombang Rossby Jadi Pemicu

oleh -45 Dilihat
hujan scaled
Kondisi Kabupaten Banyuwangi masih dilanda hujan meski telah memasuki musim kemarau.

KabarBaik.co – Banyuwangi saat ini sedianya telah memasuki musim kemarau. Meski demikian saat ini hujan dengan intensitas rendah hingga sedang masih melanda kawasan ujung timur Pulau Jawa ini.

Prakirawan BMKG Banyuwangi Fredy Kurniawan mengatakan fenomena itu terjadi karena pengaruh gelombang ekuatorial Rossby yang sedang melintas di atas wilayah Jawa Timur.

Gelombang itu bergerak ke arah barat di sepanjang ekuator. Gelombang itu menyebabkan peningkatan pertumbuhan awan hujan. Dampaknya intensitas hujan lebih tinggi, termasuk saat musim kemarau.

“Jadi, meskipun sekarang kita berada pada puncak musim kemarau, karena adanya gangguan cuaca berupa gelombang Rossby tersebut, hujan masih bisa terjadi,” kata Fredy, Rabu (27/8).

Fenomena ini diprediksi akan terjadi tiga hingga 7 hari mendatang. Intensitasnya ringan hingga sedang. “Kondisi ini bertahan hingga antara 3 sampai 7 hari ke depan,” sambung dia.

Selain kondisi cuaca, gelombang di wilayah perairan Banyuwangi juga perlu diwaspadai. Adanya angin dari arah Australia yang lebih kencang menimbulkan gelombang laut yang cukup tinggi.

“Karena faktor utama yang memengaruhi tinggi gelombang memang angin,” ungkapnya.

Fredy menjelaskan, tinggi gelombang di perairan selatan Jawa termasuk Banyuwangi saat ini tergolong tinggi, yakni antara 2-3 meter.

“Namun, perkiraan untuk besok dan lusa, tinggi gelombang mulai menurun, berkisar 1,5 – 2,5 meter. Jadi dibandingkan hari ini, kondisinya sudah lebih rendah meskipun masih relatif tinggi,” ujarnya.

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Ikhwan
Editor: Gagah Saputra


No More Posts Available.

No more pages to load.