KabarBaik.co – Peristiwa pesta miras oplosan berujung maut kembali mengguncang Kabupaten Jember. Empat orang dilaporkan tewas usai mengonsumsi minuman keras jenis arak di kawasan Kecamatan Patrang.
Dalam kasus ini pemilik warung, Doni mengungkapkan bahwa rombongan tersebut membawa minuman dari luar. Artinya, bukan beli di kedai miliknnya.
“Mereka itu beli minumanya (miras) di luar terus dibawa ke warung saya. Dan saya tidak menjual miras, saya hanya jual makanan seperti rujak, mie instan dan ada fasilitas karaoke seadanya,” kata Doni, Selasa (30/12).
Awalnya, kata Doni, ada empat orang datang kondisi sudah dalam pengaruh alkohol. Sesampainya di warung tersebut akhirnya bergabung dengan kelompok lain dan total ada 8 orang.
“Datang Sabtu sore yang empat itu. Malam jam 9 saya sempat ngobrol, karena ada yang kenal. Mereka masih baik-baik saja,” jelasnya.
Namun, Doni mengaku tidak mengetahui jenis miras apa yang diminum oleh para korban.
“Kalau jenis saya tidak tahu. Karena hanya ngobrol saja, tidak lama saya pulang, dan mereka masih sadar semua,” ucap Doni.
Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Jember, AKP Angga Riatma, masih menyelidiki dugaan kematian akibat miras oplosan.
“Sisa minuman sudah kami amankan untuk diteliti,” ujarnya.
Polisi juga mengaku belum bisa memeriksa seluruh saksi karena kondisi korban selamat masih belum stabil.
“Kami menunggu korban yang dirawat membaik sebelum dimintai keterangan lebih lanjut,” kata Angga. (*)






