KabarBaik.co – Pencarian balita yang hanyut di Sungai Gembong, Muhammad Syawali, 3 tahun, pada Senin (19/5) pagi, akhirnya dihentikan.
Hal ini menyusul hasil nihil selama proses pencarian hingga hari ketujuh oleh tim gabungan BPBD Kota Pasuruan.
Penghentian pencarian ini telah ditentukan dalam operasi. Di mana selama tujuh hari tidak ditemukan harus dihentikan terlebih dahulu, apabila ada informasi akan dilanjutkan kembali.
“Kita hentikan pada hari ketujuh, apabila ada informasi bisa dilakukan kembali,” kata Ary Wikiono Plt Kalaksa BPBD Kota Pasuruan, Selasa (27/5).
Susul Ibu ke Sungai, Balita di Pasuruan Hilang Diduga Hanyut
Ary juga menjelaskan bahwa dalam pencarian hari terakhir ini BPBD Kota Pasuruan beserta relawan kembali menyusuri lokasi kejadian hilangnya bayi tersebut. Penyisiran terus dilakukan dengan membagi ke tiga lokasi yang berbeda yakni di wilayah barat dan timur.
“Dari lokasi kejadian, penyisiran kami lakukan sejauh kurang lebih 17 kilometer. Di arah barat kami lakukan sampai muara dan kami lanjutkan sampai sungai Tlocor Sidoarjo, sementara di wilayah timur kami susuri hingga PLTGU Grati dengan hasil nihil,” ungkapnya.
Bahkan Ari menyampaikan pencarian juga menerjunkan penyelam di titik-titik tertentu, agar korban bisa ditemukan namun masih nihil.
“Untuk bisa ditemukan tim penyelam hadir, tapi tetap tidak ditemukan sang korban,” ucapnya.
Diketahui sebelumnya korban telah dilaporkan hilang di aliran sungai Gembong Dusun Temenggungan, Kelurahan Pohjentrek, Kota Pasuruan pada Senin (19/5), dimana korban mengikuti sang ibu buang air di sungai.(*)







