Iringan Doa Sertai Pelepasan Ratusan Jemaah Haji Nganjuk ke Asrama Haji Sukolilo

oleh -98 Dilihat
WhatsApp Image 2026 05 20 at 4.13.49 PM
Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi melepas keberangkatan ratusan jemaah haji asal Nganjuk di halaman Pendopo Kabupaten (Agus Karyono)

KabarBaik.co, Nganjuk – Suasana haru dan penuh khidmat menyelimuti Pendopo Kabupaten Nganjuk saat pemberangkatan rombongan jemaah haji menuju Asrama Haji Sukolilo Surabaya. Ratusan jemaah yang didominasi oleh warga lokal serta puluhan ASN dilepas langsung dengan iringan doa terbaik dari seluruh masyarakat.

Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi menyampaikan rasa syukur yang mendalam atas keberangkatan para jemaah tahun ini. Beliau mengajak seluruh warga untuk bersama-sama mendoakan keselamatan mereka selama menunaikan rukun Islam kelima tersebut.

“Alhamdulillah, tahun ini, Nganjuk memberangkatkan jamaah haji kurang lebih 739 orang. Dan tadi kloter 112 kurang lebih 210 jamaah. Mohon doanya, warga Nganjuk semuanya, kita doakan bersama-sama. Jemaah Nganjuk berangkat sehat, pulang sehat. Dan selama ibadah di tanah suci, semoga dilancarkan dan dimudahkan selama beribadah di sana,” ujar Kang Marhaen sapaan akrab Bupati, Rabu (20/5)

Menariknya, dari total ratusan jemaah yang berangkat, terdapat puluhan abdi negara yang ikut serta dalam rombongan. Sektor pendidikan menjadi penyumbang jemaah terbanyak dari kalangan instansi pemerintahan daerah pada musim haji kali ini.

“Ada, kurang lebih 48 apa 49, Alhamdulillah. Guru yang paling banyak. Mas Maryanto juga berangkat. Mas Bintari anggota DPRD Nganjuk juga berangkat ini,” jelas Kang Marhaen merinci daftar jemaah dari unsur ASN dan legislatif.

Selain melepas keberangkatan, pihak pemerintah daerah juga memberikan wejangan khusus terkait adaptasi budaya dan teknologi di Arab Saudi.

Jemaah diimbau untuk bersikap bijak, terutama dalam menggunakan perangkat komunikasi agar tidak mengganggu kekhusyukan ibadah maupun melanggar hukum setempat.

Bupati menekankan pentingnya kepatuhan terhadap regulasi yang berlaku di Arab Saudi, mengingat status jemaah yang merupakan tamu di negara orang lain.

“Ya mungkin nanti kan di sana ada pendamping, Pendamping, untuk penggunaan handphone. Jamaah ikuti aturan-aturan yang di sana. Karena apa? Kita berada di negara orang, apa aturannya ya kita ikuti,”.pungkas Kang Marhaen. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Agus Karyono
Editor: Imam Wahyudiyanta


No More Posts Available.

No more pages to load.