KabarBaik.co, Nganjuk– Seekor ular sanca kembang dengan panjang 4,5 meter ditemukan bersembunyi di belakang rumah Suwarno, warga Desa Maguan, Berbek, Nganjuk. Ular tersebut sebelumnya diketahui sempat memangsa ayam peliharaan.
“Kami menerima laporan dari warga sekitar pukul 14.50 WIB. Begitu mendapat laporan personel siaga 1 dari Pos Bantu Pace langsung kami kerahkan menuju lokasi untuk melakukan penanganan cepat,” ujar Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Nganjuk Imam Ashari, Selasa (19/5).
Sebelum bersembunyi di area belakang rumah Suwarno, ular sanca berbobot besar tersebut diduga kuat masuk ke area permukiman karena mengincar dan telah melahap ayam milik warga.
“Proses evakuasi ular berukuran besar ini memakan waktu kurang lebih satu jam. Tim di lapangan sempat membutuhkan waktu ekstra karena ukuran ular yang cukup besar dan tenaganya yang kuat, namun beruntung semua berjalan lancar tanpa kendala berarti,” lanjut Imam memaparkan jalannya evakuasi.
Aksi evakuasi berlangsung cukup dramatis dengan melibatkan dua personel terlatih dari Damkarmat Pos Jaga Pace. Proses ini juga dilakukan secara gotong-royong bersama pemilik rumah dan warga sekitar. Keberanian warga dan ketangkasan petugas menjadi kunci utama keberhasilan diamakannya satwa tersebut.
“Menangkap ular sebesar ini tidak bisa hanya bermodalkan keberanian semata. Petugas kami wajib menguasai ilmu dan teori khusus penangkapan satwa liar. Keahlian ini didapatkan melalui pelatihan teknis langsung dari pakar reptil yang mencakup penanganan berbagai jenis ular, demi memastikan proses evakuasi tetap berjalan aman,” pungkas Imam.
Guna menghindari potensi bahaya dan ancaman lebih lanjut terhadap warga maupun hewan ternak di sekitar lokasi, ular sanca kembang raksasa tersebut kini telah diamankan dengan selamat di Pos Damkarmat. (*)






