JNE Dorong Kreativitas Anak Muda Lewat Roadshow Think Creative, Angkat Kekuatan Cerita Lokal Indonesia

oleh -82 Dilihat
Jne
JNE menekankan pentingnya menghargai kreativitas yang lahir dari keberagaman budaya dan lokalitas di setiap daerah Indonesia.

KabarBaik.co, Surabaya – Kreativitas anak muda dan kekuatan cerita lokal menjadi perhatian utama PT Tiki Jalur Nugraha Ekakurir (JNE) dalam roadshow Creative Workshop bertajuk Think Creative: Dari Ide Jadi Karya Penuh Cerita yang digelar di Hall A Lantai 5 Gedung FISIP Kampus B Universitas Airlangga (Unair), Selasa (19/5).

Kegiatan yang menjadi bagian dari program JNE Content Competition 2026 itu menghadirkan SVP Marketing Group Head JNE, Eri Palgunadi, sebagai narasumber.

Dalam paparannya, Eri menekankan pentingnya menghargai kreativitas yang lahir dari keberagaman budaya dan lokalitas di setiap daerah Indonesia.

Menurutnya, setiap wilayah memiliki cerita dan karakter yang berbeda. Tantangannya saat ini adalah bagaimana merangkum seluruh kekayaan lokal tersebut menjadi kekuatan bersama bagi Indonesia.

“Setiap daerah punya lokalitas masing-masing. Dari Aceh, Jawa sampai Papua, semuanya punya cerita. Tantangannya adalah bagaimana semua cerita itu bisa menjadi kekuatan bersama yang membentuk Indonesia,” ujarnya.

Eri menjelaskan, semangat tersebut sejalan dengan filosofi bisnis JNE yang selama ini dikenal melalui tagline Connecting Happiness. Ia menilai, pertumbuhan JNE tidak terlepas dari dukungan ekosistem dan komunitas yang terus berkembang bersama perusahaan.

Karena itu, JNE berupaya menghadirkan ruang-ruang kreativitas agar komunitas dan generasi muda dapat tumbuh, berkompetisi, sekaligus menampilkan karya terbaiknya.

“Komunitas itu kalau mau tumbuh harus punya ruang untuk berkreasi dan berkompetisi. Workshop ini menjadi salah satu cara kami merangkul ekosistem kreatif tersebut,” katanya.

Tak hanya di luar perusahaan, budaya apresiasi terhadap kreativitas juga diterapkan di lingkungan internal JNE. Eri menyebut, sebagian besar karyawan JNE berasal dari generasi muda yang memiliki potensi dan kreativitas besar.

Dengan jumlah karyawan yang mencapai hampir 50 ribu orang di seluruh Indonesia, JNE berupaya membangun hubungan kerja yang tidak sekadar formal, melainkan sebagai mitra dan bagian dari keluarga besar perusahaan.

“Kami menghargai setiap orang bukan hanya sebagai aset, tetapi partner kerja. Sampai hari ini kami bersyukur bisnis logistik masih terus tumbuh dan menjadi bagian dari perubahan besar di masyarakat,” tuturnya.

Ia mengungkapkan, industri logistik nasional masih menunjukkan tren pertumbuhan positif, seiring meningkatnya sektor ritel dan lahirnya banyak pelaku usaha baru. Pertumbuhan bisnis logistik JNE bahkan disebut masih berada di kisaran 10 hingga 20 persen setiap tahun.

Fenomena berkembangnya wirausaha berbasis digital juga menjadi faktor pendorong utama. Saat ini, menurut Eri, sekitar 60 hingga 70 persen pelaku usaha memanfaatkan kanal digital seperti media sosial, marketplace, hingga aplikasi pesan instan untuk menjalankan bisnisnya.

“Sekarang orang jualan lewat media sosial, marketplace, bahkan WhatsApp. Semua itu tumbuh besar. Produk-produk lokal juga jadi lebih mudah dikenal masyarakat luas,” katanya.

Ia mencontohkan, produk seperti kopi lokal dari Madura yang dulu sulit dikenal masyarakat luas, kini dapat menjangkau pasar lebih besar berkat dukungan teknologi digital dan logistik.

Melalui kegiatan ini, JNE berharap semakin banyak generasi muda yang berani menuangkan ide kreatif menjadi karya yang memiliki nilai cerita, sekaligus mampu mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif dan kewirausahaan di Indonesia.

Dan Workshop ini menjadi bagian dari komitmen JNE dalam mendukung pengembangan kreativitas generasi muda, khususnya mahasiswa, agar mampu mengolah ide menjadi karya yang komunikatif, inspiratif, dan memiliki daya saing di era digital.

Surabaya menjadi kota keenam sekaligus kota terakhir dalam rangkaian roadshow “Think Creative” Vol 6 yang sebelumnya telah digelar di sejumlah kota di Indonesia.

Kegiatan tersebut menghadirkan sejumlah narasumber yang juga merupakan juri JNE Content Competition 2026, yakni Martha Suherman selaku Juri Photo Competition, Kang Maman sebagai Juri Writing Competition, Suryanto selaku Juri Photo Competition Regional Jawa Timur, Bali, NTB dan NTT, serta Imron Mawardi sebagai Juri Writing Competition Regional Jawa Timur, Bali, NTB dan NTT.

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Dani
Editor: Gagah Saputra


No More Posts Available.

No more pages to load.