KabarBaik.co, Denmark – Asa Indonesia membawa pulang piala lambang supremasi bulu tangkis beregu paling bergengsi dunia masih ada. Tapi, kini sepenuhnya berada di pundak para Srikandi. Setelah tim Thomas Indonesia mencetak sejarah buruk dengan gugur di fase grup-jauh dari target awal ke final–tim Uber Indonesia justru tampil cukup perkasa.
Malam ini (30/4), sekitar pukul 23.00 WIB, Srikandi Merah Putih kembali harus berjuang keras melawan tuan rumah, Denmark, di babak perempat final Uber Cup 2026. Bukan lawan tim Thailand, seperti kabar sebelumnya.
Kontras dengan kegagalan tragis tim putra yang harus angkat koper lebih awal seusai ditaklukkan Prancis 1-4, tim Uber Indonesia melaju ke fase gugur. Para Srikandi, pejuang nama bangsa itu mesti datang ke lapangan dengan kepercayaan diri tinggi. Menyandang status sebagai juara Grup C, Putri Kusuma Wardani dkk belakangan menjadi satu-satunya wakil Merah Putih yang tersisa untuk menjaga martabat badminton Indonesia di Horsens.
Memang, berhadapan dengan Denmark di babak delapan besar, Indonesia seolah menantang tembok besar. Lawan ini membuat laga perempat final malam ini menjadi lebih mendebarkan. Bertanding melawan Denmark berarti tim Uber Indonesia harus siap menghadapi tekanan ganda. Kekuatan pemain lawan di lapangan dan gemuruh dari pendukung tuan rumah yang memenuhi Forum Horsens.
Namun, di sisi lain, laga tersebut adalah kesempatan emas bagi Putri Kusuma Wardani dkk untuk membuktikan mentalitas juara mereka di hadapan publik lawan.
Baca Juga: Sejarah Buruk Tim Thomas 2026: PBSI Minta Maaf, Tapi Bukan Langsung Ketua Umum
Menghadapi Denmark bukan sekadar soal adu teknik, melainkan ujian ketangguhan mental. Indonesia diprediksi akan menurunkan komposisi terbaik untuk mencuri poin di partai-partai awal.
Sektor tunggal, Putri KW dipastikan akan memimpin skuad sebagai tunggal pertama. Kecepatan dan kegigihann Srikandi dari PB Djarum itu harapkan mampu meredam permainan menyerang tunggal putri andalan Denmark. Selain itu, nama Ester Nurumi Tri Wardoyo dan Thalita Ramadhani diprediksi akan menjadi bagian dari kartu as di partai tunggal berikutnya.
Sektor ganda, tetap berpeluang menjadi lumbung poin utama. Duet Apriyani Rahayu/Siti Fadia Silva Ramadhanti atau Febriana Dwipuji Kusuma/Amalia Cahaya Pratiwi juga diharapkan tampil taktis untuk dapat membungkam pasangan Denmark yang dikenal memiliki jangkauan langkah yang lebar.
Secara prediksi, peluang Indonesia untuk menang berada di angka 55:45. Ketenangan dalam menghadapi tekanan penonton tuan rumah akan menjadi bagian faktor penentu kemenangan.
Berdasarkan bagan pertandingan, jika berhasil membungkam tuan rumah Denmark, Indonesia akan melaju ke babak Semifinal untuk menghadapi pemenang dari laga antara juara bertahan China vs Malaysia. Sebuah jalan terjal yang memang sangat tidak mudah dilewati. Namun, dalam setiap laga, tidak ada yang tidak mungkin.
Mari berikan dukungan dan turut mendoakan agar para Srikandi Merah Putih mampu melangkah lebih jauh dan mengembalikan kejayaan bulu tangkis Indonesia. Semoga! (*)







